Gempa di Cianjur, Kepala BNPB Sebut 46 Orang Meninggal dan 700 Terluka

Merdeka.com - Merdeka.com - Gempa yang terjadi di Kabupaten Cianjur pada Senin (21/11) siang, mengakibatkan puluhan warga meninggal dunia. Meski demikian, pendataan masih terus berlangsung.

Data terbaru yang disampaikan Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyatakan, 46 korban meninggal akibat gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cianjur.

"46 orang meninggal dunia di RSUD Cianjur dan 700 orang luka-luka terkena reruntuhan," ujar Suharyanto dalam keterangannya kepada wartawan.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait, sekaligus mempersiapkan tim untuk datang ke lokasi bencana.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat menyatakan bahwa gempa tersebut terjadi pada pukul 13.21 WIB di titik koordinat 6.84 LS, 107.05 BT, sebelah barat daya Kabupaten Cianjur.

"Betul, ada rumah dan bangunan yang mengalami kerusakan. Saat ini BPBD kabupaten dan kota masih melakukan asesmen, jadi kami belum menerima data secara lengkap," kata Humas BPBD Jabar Andrie Setiawan. [cob]