Gempa di Filipina, wilayah timur Indonesia terancam tsunami

MERDEKA.COM. Gempa berkekuatan 7,2 skala Richter (SR) di Filipina terjadi pukul 07.12 WIB. Peringatan dini tsunami telah dikeluarkan oleh pemerintah setempat.

Berdasarkan peringatan dini tsunami yang dikeluarkan Pacific Disaster Center yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), diperkirakan daerah Indonesia bagian utara juga terpengaruh oleh tsunami.

"Diperkirakan tsunami akan mencapai Manado, Patani, Sorong, Tarakan, dan Jayapura sekitar 3-4 jam setelah kejadian gempa di Filipina tersebut," ujar Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam rilis yang diterima, Selasa (15/10).

Sutopo menambahkan, diperkirakan gelombang tsunami tidak terlalu tinggi untuk di wilayah tersebut. Dia juga meminta agar masyarakat dihimbau tetap tenang dan tidak panik.

"Jauhi aktivitas di sekitar laut dan pesisir di daerah tersebut. Informasi akan terus disampaikan sesuai perkembangan yang ada," katanya.

Sebelumnya, Gempa bumi berkekuatan 7,2 SR di kedalaman 10 km (dangkal) terjadi di 5 km dari timur Balilihan atau 21 km tenggara Tibigan, Region Central Visayas, Filipina pada Selasa (15/10) pukul 07.12.36 WIB. Sumber lain menyebutkan kedalaman gempa 56 km. Pusat gempa berada di daratan di Pulau Bohol.

Baca juga:
Gempa 7,2 Ritcher guncang Filipina, enam orang tewas

Peringatan tsunami di Filipina malah ditingkatkan

Gempa Filipina, satu tewas dan seorang anak terluka

Filipina diguncang gempa, listrik mati di beberapa kota

Peringatan tsunami untuk Indonesia dicabut

Topik Pilihan:
#Dinasti Atut
| #Pembunuhan Holly | #Bunda Putri | #Jokowi Ahok | #Kisah Model Bugil

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.