Gempa di Laut Bengkulu Picu Tiga Gempa Susulan, Ini Analisis BMKG

Fikri Halim, Syaefullah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera diguncang gempa tektonik hari ini Rabu, 10 Februari 2021 pukul 19.52.26 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 6,3.

"Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,68 LS dan 101,60 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 83 km arah Barat Daya Enggano, Bengkulu pada kedalaman 10 km," kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno di Jakarta.

Baca juga: Anies Jelaskan Kenapa Tingkat Kematian Akibat COVID-19 di Jakarta Rendah

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," katanya.

Menurut dia, guncangan gempa bumi dirasakan di Enggano II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan truk berlalu), Kota Bengkulu dan Kepahiang II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," katanya.

Hingga hari Rabu, 10 Februari 2021 pukul 20.57 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 3 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Maka, kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," katanya.

Sebelumnya diberitakan Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,5 mengguncang Enggano, Bengkulu. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat lokasi gempa berada di laut pada pukul 19.52 WIB, Rabu 10 Februari 2021.

"Gempa ini tidak berpotensi tsunami," demikian disampaikan keterangan resmi BMKG.