Gempa di Turki-Yunani: Guncangannya Kuat, Pencarian Korban Dilanjutkan

Lis Yuliawati, BBC Indonesia
·Bacaan 5 menit

Tim penyelamat melanjutkan pencarian korban yang selamat di reruntuhan bangunan di kota Izmir, Turki, yang terkena gempa bumi dahsyat pada hari Jumat (30/10).

Gempa bumi yang dahsyat melanda pantai Aegean Turki dan di utara Pulau Samos, Yunani, menghancurkan perumahan warga dan menewaskan sedikitnya 22 orang.

Gempa berkekuatan magnitudo 7,0 itu berpusat di provinsi Izmir Turki, berdasarkan laporan Survei Geologi AS (USGS).

Turki menyebutkan magnitudo lebih rendah, yakni 6,6, dan melaporkan 20 orang tewas dan 786 lainnya luka-luka di provinsi Izmir. Di Samos, dua remaja tewas.

Gempa yang dangkal itu memicu tsunami kecil yang membanjiri Izmir dan Samos.

Pihak berwenang di Izmir, ibu kota provinsi, telah mendirikan tenda-tenda untuk menampung sekitar 2.000 orang, di tengah kekhawatiran akan lebih banyak bangunan yang runtuh.

Pihak berwenang mengatakan 70 orang telah diselamatkan dari bawah reruntuhan.

Tim penyelamat terus menggali reruntuhan, berharap menemukan banyak orang yang bisa diselamatkan.

USGS mengatakan gempa itu - yang dirasakan sejauh Athena dan Istanbul - terjadi pada kedalaman 10 km, meskipun pejabat Turki mengatakan gempa itu terjadi 16 km di bawah tanah.

Turki dan Yunani sama-sama berada di garis patahan dan gempa bumi biasa terjadi.

Rescuers and local residents search for survivors after a building collapsed in Izmir, Turkey. Photo: 30 October 2020
Tim penyelamat dan penduduk setempat mencari korban selamat di Izmir

Sementara itu, belum ada WNI yang dilaporkan menjadi korban dalam peristiwa ini. "Sejauh ini tidak diperoleh laporan mengenai adanya WNI yang terkena dampak langsung gempa tersebut", ujar Harliyanto, Koordinator Perlindungan WNI KBRI Ankara.

Berdasarkan keterangan KBRI Ankara, ada sekitar 98 WNI yang tinggal di Izmir dan daerah sekitarnya yang terdampak. Sebagian besar dari mereka adalah pekerja spa dan mahasiswa.

Rescuers search for survivors at a collapsed building in Izmir, Turkey. Photo: 30 October 2020
Jumlah korban tewas bisa meningkat karena sejumlah orang dikhawatirkan terjebak di bawah reruntuhan bangunan di Izmir

Di Izmir, kota terbesar ketiga di Turki dengan populasi hampir tiga juta, banyak orang terlihat berlarian ke jalan-jalan karena panik dan takut setelah gempa melanda. Setidaknya 20 bangunan roboh.

Video yang diunggah di media sosial menunjukkan saat satu gedung bertingkat runtuh, sebagaimana dilaporkan wartawan BBC Orla Guerin di Istanbul.

Rekaman lain menunjukkan orang-orang mencari korban selamat di bawah puing-puing bangunan.

Banjir juga dilaporkan terjadi setelah permukaan laut naik dan beberapa nelayan dinyatakan hilang.

"Goncangannya benar-benar kuat, hampir cukup untuk membuat Anda jatuh. Saya dan anak-anak saya lari keluar rumah layaknya orang yang sedang mabuk karena goncangan kuat itu," kata Chris Bedford, seorang pensiunan guru Inggris yang tinggal di Urla, barat Izmir, kepada BBC .

Salah satu dari 20 korban yang dikonfirmasi tenggelam, kata badan darurat Turki.

Yasar Keles, seorang pejabat di Sigacik, dekat Izmir, mengatakan kepada BBC Turki bahwa seseorang meninggal setelah kursi rodanya dihantam air yang naik.

Pihak berwenang kemudian mengatakan sebanyak 70 orang telah diselamatkan dari bawah reruntuhan.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pemerintah akan membantu mereka yang terkena dampak gempa "dengan semua sarana yang tersedia di negara kami".

Cars crushed by a collapsed building on Samos, Greece. Photo: 30 October 2020
Di Samos, warga diimbau untuk tetap berada di luar ruangan karena gempa susulan terus berlanjut

Di Yunani, dua remaja tewas ketika tembok di Samos runtuh, sementara delapan orang lainnya terluka.

Tsunami mini membanjiri pelabuhan Samos dan sejumlah bangunan rusak. Pejabat Yunani memperkirakan magnitudo gempa adalah 6,7.

"Kami merasakan gempa yang sangat kuat," kata wartawan lokal Manos Stefanakis kepada BBC, seraya menambahkan bahwa gempa susulan yang lebih kecil terus berlanjut.

Dia mengatakan itu adalah gempa terbesar yang melanda pulau itu sejak 1904.

Fareid Atta, jurnalis lain yang berbasis di Samos, mengatakan kepada BBC bahwa kerusakan "cukup luas di sepanjang tepi laut" di kota utama pulau itu.

"Banyak bisnis akan bangkrut setelah ini," katanya.

>Warga diimbau untuk tetap berada di luar ruangan dan menjauhi kawasan pantai. Sekitar 45.000 orang tinggal di Samos.

Kami takut akan ada tsunami

Jude Wiggins, koordinator di pusat pengungsi perempuan di Samos

Bangunan mulai berguncang sehingga kami lari. Setelah itu jalan-jalan mulai banjir.

Kami takut akan ada tsunami jadi kami lari ke atas bukit.

People assess the damage on Samos, Greece. Photo: 30 October 2020
Sekitar 45.000 orang tinggal di Samos.

Saat gempa terjadi, saya sedang berada di dapur. Mesin cuci sedang bekerja dan saya pikir getaran pada mesin itu wajar. Namun, lemari es kemudian ikut bergerak.

Saya langsung berlari. Para pengungsi perempuan berlarian kemana-mana. Bagi mereka, ini cukup traumatis karena pengungsi itu datang dari tempat-tempat seperti Suriah dan rasanya seperti mereka dibom atau semacamnya.

Semua orang kemudian mulai berlari. Orang-orang panik. Rumah kami tidak aman untuk ditinggali karena banyak retakan.

Bagi orang-orang di kamp, ​​mereka telah kehilangan segalanya di negara mereka sendiri, lalu mereka kehilangan segalanya saat kebakaran. Sekarang banyak dari mereka kehilangan tenda tempat mereka tidur.

Gempa pada hari Jumat (30/10) dilaporkan terasa pula di Pulau Kreta Yunani./p>

Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis mengatakan dia menelepon Erdogan "untuk menyampaikan belasungkawa atas hilangnya nyawa secara tragis akibat gempa bumi yang melanda kedua negara".

Apa pun perbedaan kami, ini adalah saat-saat warga kami perlu berdiri bersama," tulis Mitsotakis dalam tweet nya.

Erdogan kemudian menanggapi, juga dengan menulis di akun Twitter-nya.

"Saya menyampaikan belasungkawa saya kepada seluruh warga Yunani atas nama saya dan rakyat Turki," tulisnya.

"Turki juga selalu siap membantu Yunani menyembuhkan lukanya. Dua negara tetangga yang saling menunjukkan solidaritas di masa-masa sulit lebih berharga daripada banyak hal," tambahnya.

Hubungan antara Yunani dan Turki tegang dalam beberapa bulan terakhir karena perselisihan yang berkaitan dengan kontrol perairan teritorial di Mediterania dan sumber daya di bawahnya.

Pada Januari lalu, lebih dari 30 orang tewas dan lebih dari 1.600 lainnya terluka ketika gempa bumi melanda Sivrice di provinsi Elazig timur Turki.

Pada Juli 2019, ibu kota Yunani, Athena, dilanda gempa yang mematikan listrik di sebagian besar kota.

Sebuah gempa kuat yang melanda kota Izmit di Turki, dekat Istanbul, pada tahun 1999 menewaskan sekitar 17.000 orang.

Map
Map