Gempa Getarkan 3 Wilayah Indonesia Jumat 28 Agustus 2021

·Bacaan 4 menit
Ilustrasi gempa

Liputan6.com, Jakarta Gempa kembali menggetarkan Indonesia hari ini, Jumat (27/8/2021). Hingga pukul 20.15 WIB, ada tiga lindu yang terjadi di Nusantara.

Dilaporkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa pertama terjadi di wilayah Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh.

Lindu terjadi pada pukul 09:05:08 WIB berkekuatan magnitudo 3,1 dengan kedalaman 1 kilometer. Saat gempa terjadi, getarannya terasa hingga Takengon dalam skala II-III MMI (Modified Mercalli Intensity).

Gempa berikutnya getarkan Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut) pada pukul 17:22:20 WIB. Ada pun getarannya dirasakan dalam skala III MMI di Tahuna.

"Pusat gempa berada di laut 271 km barat laut - Tahuna," ungkap BMKG di laman resminya.

Sementara, gempa ketiga getarkan Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) pada pukul 17:30:59 WIB. Gempa magnitudo 3,3 berpusat di laut dengan kedalaman 3 kilometer.

Berikut info tiga gempa hari ini selengkapnya yang dihimpun Liputan6.com dari laman resmi BMKG:

1. Gempa Takengon

BMKG menginfomasikan gempa di wilayah Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh terjadi pada pukul 09:05:08 WIB.

Berkekuatan magnitudo 3,1, pusat gempa berada di darat dengan kedalaman 1 kilometer.

Sementara, episenter gempa terletak pada 4,67 Lintang Utara (LU) dan 96,78 Bujur Timur (BT). Atau tepatnya di 8 km barat laut Takengon-Aceh Tengah.

BMKG menyatakan, lindu dirasakan dalam skala II-III Modified Mercalli Intensity (MMI) di Takengon.

2. Gempa Tahuna

Gempa kedua terjadi di Kecamatan Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulut. Bermagnitudo 6,1, gempa terjadi Jumat sore, tepatnya pukul 17:22:20 WIB.

Lokasi gempa terletak pada koordinat titik 6,04 LU dan 125,22 BT. Atau lebih tepatnya di 271 km barat laut Tahuna.

Sedangkan pusat gempa terjadi di laut dengan kedalaman 10 kilometer.

3. Gempa Mamasa

Gempa bumi juga getarkan Kabupaten Mamasa, Sulbar. Lindu terjadi pada pukul 17:30:59 WIB dengan magnitudo 3,3.

BMKG melaporkan, gempa berpusat di darat atau sekitar 8 kilometer tenggara Mamasa.

Ada pun lokasi titik koordinat gempa terletak di 2,97 LS dan 119,37 BT. Gempa berada dikedalaman 3 kilometer.

Antisipasi Gempa Bumi

Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum Terjadi Gempa:

- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempa bumi.

- Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

- Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

- Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.

- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi

- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

- Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

Saat Terjadi Gempa:

- Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

- Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

- Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

- Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

- Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempa:

- Jika Anda berada di dalam bangunan, keluar dari bangunan tersebut dengan tertib. Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa. Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K, telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

- Periksa lingkungan sekitar Anda. Apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

- Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

- Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

- Dengarkan informasi mengenai gempa bumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

- Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

- Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

Cindy Violeta Layan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel