Gempa Getarkan Dua Wilayah di Indonesia Kamis 24 Maret 2021

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Ada dua wilayah di Tanah Air yang digetarkan gempa hari ini, Rabu (24/3/2021). Hingga pukul 21.30 WIB, lindu dilaporkan terjadi di Kota Sabang, Aceh dan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Saat Kota Sabang dioyang gempa bermagnitudo 4,8, getarannya terasa hingga Banda Aceh dalam skala II-III MMI (Modified Mercalli Intensity).

Sementara, pusat gempa menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terjadi di laut dengan kedalaman 10 kilometer.

Berselang empat jam kemudian, gempa getarkan Kecamatan Larantuka, NTT. Tepatnya terjadi pada pukul 16:23:10 WIB dengan kekuatan magnitudo 4,5.

Getarannya bahkan terasa hingga ke sejumlah wilayah di NTT. Antara lain Kolimasang Adonara, Lewolotok, dan Lamahora dalam skala II MMI, sedangkan Larantuka II-III MMI.

Hingga berita ini diturunkan belum ada informasi terkini terdampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa. Berikut info gempa dua hari ini selengkapnya yang dihimpun dari laman resmi BMKG:

Gempa Sabang Aceh

Ilustrasi Gempa Bumi (iStockphoto)
Ilustrasi Gempa Bumi (iStockphoto)

Gempa di Kota Sabang, Aceh terjadi pada pukul 13:44:27 WIB. Gempa bermagnitudo 4,8 dengan pusat lindu berada di laut.

Terkait lokasi gempa, BMKG menginformasikan letaknya berada pada koordinat titik 5,25 Lintang Utara (LU) dan 94,41 Bujur Timur (BT). Atau tepatnya di 123 km barat daya Kota Sabang.

Sementara, lindu berada di kedalaman 10 kilometer.

Gempa Larantuka, NTT

Ilustrasi gempa Nepal
Ilustrasi gempa Nepal

Gempa kedua hari ini getarkan Larantuka, NTT dengan magnitudo 4,5. Lindu terjadi pada pukul 16:23:10 WIB.

Gempa dilaporkan berpusat di laut dengan kedalaman 10 kilometer.

Sedangkan koordinat titik gempa terletak pada 8,08 LS dan 123,12 BT. Atau tepatnya terjadi di 31 km timur laut Larantuka.

Antisipasi Gempa Bumi

Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum:

- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempabumi.

- Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

- Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

- Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.

- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi

- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

- Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

Saat Terjadi Gempa Bumi:

- Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

- Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

- Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

- Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

- Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempa Bumi:

- Jika Anda berada di dalam bangunan: keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K; telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

- Periksa lingkungan sekitar Anda: apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

- Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa,karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

- Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

- Dengarkan informasi mengenai gempabumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

- Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

- Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

Saksikan video pilihan di bawah ini: