Gempa Getarkan Indonesia 3 Kali pada Senin 25 Januari 2021

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta - Di awal pekan, Senin (25/1/2021), gempa kembali menggetarkan sejumlah wilayah di Indonesia. Hingga pukul 18.30 WIB, ada tiga kali lindu yang terjadi di Nusantara.

Laporan gempa ini disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui laman resminya www.bmkg.go.id.

Dini hari tadi pukul 01:42:07 WIB, gempa pertama pada hari ini terjadi di Kabupaten Teluk Bintuni, provinsi Papua Barat.

"Pusat gempa berada di darat 14 kilometer timur laut Teluk Bintuni," tulis BMKG.

Kemudian lindu terjadi di Kabupaten Jayawijaya, provinsi Papua. Gempa tersebut menggetarkan pada pukul 04:49:36 WIB dengan kekuatan magnitudo 5,1.

Berikut deretan gempa hari ini yang menggetarkan wilayah Indonesia dihimpun Liputan6.com:

Teluk Bintuni

Gempa berkekuatan 7,9 Skala Richter (SR) mengguncang lepas pantai timur Papua Nugini pada Sabtu (17/12/2016). (Ilustrasi/cdn.abclocal.go.com)
Gempa berkekuatan 7,9 Skala Richter (SR) mengguncang lepas pantai timur Papua Nugini pada Sabtu (17/12/2016). (Ilustrasi/cdn.abclocal.go.com)

Kabupaten Teluk Bintuni, provinsi Papua Barat menjadi wilayah pertama yang pertama digetarkan gempa pada hari ini. Tepatnya pada pukul 01:42:07 WIB.

Lindu ini berkekuatan magnitudo 5,2 dengan kedalaman 10 kilometer. BMKG melaporkan, gempa dirasakan di Sorong dengan skala II-III MMI serta Bintuni dengan skala III.

Pusat gempa berada di darat 14 kilometer timur laut Teluk Bintuni. Episenter gempa berada pada garis 1.81 Lintang Selatan (LS) dan 133.42 Bujur Timur (BT).

Dan pada siang jelang sore hari pukul 14:53:37 WIB, gempa kembali terjadi. Kali ini, gempa berkekuatan magnitudo 4,4 dengan kedalaman 10 kilometer.

Pusat gempa berada di darat 22 kilometer timur laut Teluk Bintuni. Lindu tersebut dapat dirasakan dengan skala II-III di Bintuni.

Episenter gempa berada pada garis 1.78 Lintang Selatan (LS) dan 133.48 Bujur Timur (BT).

Jayawijaya

Ilustrasi Gempa Bumi (iStockphoto)
Ilustrasi Gempa Bumi (iStockphoto)

Lalu, pada pukul 04:49:36 WIB, lindu menggetarkan wilayah Kabupaten Jayawijaya, provinsi Papua.

Pusat gempa berada di darat 53 kilometer tenggara Jayawijaya. Lindu ini bermagnitudo 5,1 dengan kedalaman 15 kilometer.

Episenter gempa berada pada garis 4.48 Lintang Selatan (LS) dan 138.83 Bujur Timur (BT).

Gempa bumi tersebut dapat dirasakan dengan skala II-III di Wamena.

Antisipasi Gempa Bumi

Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum:

- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempabumi.

- Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

- Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

- Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.

- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi

- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

- Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

Saat Terjadi Gempabumi:

- Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

- Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

- Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

- Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

- Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempabumi:

- Jika Anda berada di dalam bangunan: keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K; telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

- Periksa lingkungan sekitar Anda: apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

- Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa,karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

- Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

- Dengarkan informasi mengenai gempabumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

- Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

- Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

Deretan Gempa Terbesar di Indonesia dalam 5 Tahun Terakhir

INFOGRAFIS: Deretan Gempa Terbesar di Indonesia dalam 5 Tahun Terakhir (Liputan6.com / Abdillah)
INFOGRAFIS: Deretan Gempa Terbesar di Indonesia dalam 5 Tahun Terakhir (Liputan6.com / Abdillah)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: