Gempa Guncang Iran, Getaran Terasa Sampai Dubai

Merdeka.com - Merdeka.com - Warga di sejumlah wilayah Uni Emirat Arab (UEA), termasuk Dubai, merasakan getaran setelah gempa bumi mengguncang Iran pada Sabtu.

Badan Meteorologi UEA (NCM) menyampaikan, walaupun gempa dirasakan warga, namun tidak ada dampak apapun di UEA.

Media Iran melaporkan dua gempa besar mengguncang Provinsi Hormozgan, mendorong pemerintah mengerahkan tim SAR ke daerah-daerah terdampak. Gempa tersebut berkekuatan 5,7 dan 5,8 magnitudo.

Pusat Kegempaan Eropa-Mediterania (EMSC) mengatakan satu gempa berkekuatan 5,5 magnitudo.

"Kami belum menerima laporan adanya kerusakan parah. Tapi sebagian besar kawasan diguncang gempa ini dan evaluasi terus berlangsung," jelas Ketua Bulan Sabit Merah Provinsi Hormozgan, Mokhtar Salahshour kepada televisi pemerintah, dikutip dari Al Arabiya, Minggu (24/7).

Gempa pada Sabtu ini terjadi setelah tiga gempa mengguncang Pulau Kish di Iran selatan pada 15 Juni, di mana getarannya juga terasa sampai Dubai dan sejumlah daerah di Teluk Arab.

Survei Geologi Amerika Serikat mengatakan dua gempa berkekuatan 4,7 magnitudo, disusul 5,3 magnitudo di lepas pantai dekat Selat Hormuz.

Iran terletak di patahan seismik besar dan rata-rata mengalami satu gempa bumi dalam sehari.

Pada 2003, gempa berkekuatan 6,6 magnitudo meluluhlantakkan kota Bam yang bersejarah, menewaskan 26.000 orang. Gempa berkekuatan 7 magnitudo mengguncang Iran barat pada 2017 menewaskan lebih dari 600 orang dan melukai lebih dari 9.000 orang. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel