Gempa Hari Ini Guncang Manokwari, Ambon, dan Kabupaten Sigi

Liputan6.com, Jakarta Gempa melanda tiga wilayah Indonesia hari ini, Rabu (3/6/2020). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga pukul 19.30 WIB, mencatat gempa terjadi di wilayah Kabupatan Sigi, Sulawesi Tengah, Ambon, dan Kabupaten Manokwari, Papua. 

Ketiga gempa terjadi dalam kurun waktu 09:25:39 WIB hingga pukul 11:08:21 WIB.

Sementara, masing-masih gempa berada pada kekuatan magnitudo 4,1 di Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari, Ambon bermagnitudo 2,6, sedang Sigi, Sulteng bermagnitudo 2,9.

Berdasarkan laman resminya hingga kini belum diketahui potensi tsunami serta dampak kerusakan infrastruktur yang ditimbulkan akibat gempa.

Berikut info selengkapnya dari ketiga gempa yang terjadi hari ini: 

Gempa Manokwari

Gempa magnitudo 4,1 yang menggoyang Distrik Ransiki, Manokwari, Papua terjadi pada pukul 09:25:39 WIB.

Menurut catatan BMKG, gempa berpusat di laut dengan kedalaman 10 kilometer. Saat lindu terjadi, getarannya dirasakan dalam skala 1hingga II MMI (Modified Mercalli Intensity). 

Sementara, lokasi gempa terletak pada koordinat titik 1,5 Lintang Selatan (LS) dan 134,22 Bujur Timur (BT). Atau tepatnya di 5 km timur laut Ransiki. 

Gempa Ambon

Saat Ambon diguncang gempa, getarannya dirasakan hingga Desa Liang dan Tulehu. Masing-masing getaran dalam skala II hingga III MMI.

Sedangkan pusat gempa berada di darat atau sekitar 22 km timur laut Ambon.

"Gempa terjadi pada pukul 10:17:02 WIB dengan kekuatan magnitudo 2,6," ungkap BMKG di laman resminya.

Ada pun lokasi gempa terletak pada koordinat 3,55 LS dan 128,32 BT dengan kedalaman 10 kilometer.

Gempa Sigi, Sulteng

Gempa ketiga terjadi di Kabupaten Sigi, Sulteng. Lindu terjadi pada pukul 11:08:21 WIB dengan magnitudo 2,9.

Getarannya terasa hingga Palu dalam skala II MMI. Sedangkan lokasi gempa terletak pada koordinat titik 1,01 LS dan 119,86 BT.

Sementara, pusat gempa terjadi di darat, atau tepatnya di 3 kilometer Utara Kaleke, Kabupaten Sigi dengan kedalaman 5 kilometer. 

Antisipasi Gempa Bumi

Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum:

- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempabumi. 

- Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung. 

- Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran. 

- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi. 

- Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi. 

- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi..

- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran. 

- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan. 

- Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air. 

Saat Terjadi Gempabumi:

- Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan. 

- Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah. 

- Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran. 

- Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami. 

- Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempabumi:

- Jika Anda berada di dalam bangunan: keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K; telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda. 

- Periksa lingkungan sekitar Anda: apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan. 

- Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa,karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan. 

- Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada. 

- Dengarkan informasi mengenai gempabumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya. 

- Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi. 

- Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

Saksikan video pilihan di bawah ini: