Gempa Hari Ini Rabu 1 September 2021, Empat Kali Getarkan Indonesia

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta - Gempa hari ini, Rabu (1/9/2021) kembali menggetarkan Indonesia. Hingga pukul 19.30 WIB, setidaknya ada empat lindu.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, gempa pertama terjadi pagi tadi pukul 08:56:28 WIB.

Wilayah yang didatangi lindu itu adalah Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kemudian pada pukul 10:28:23 WIB, giliran wilayah Buli, Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara yang digetarkan gempa.

"Pusat gempa berada di darat 53 kilometer barat laut Maba," tulis BMKG.

Berikut informasi gempa hari ini selengkapnya yang terjadi di Indonesia, dihimpun Liputan6.com dari laman resmi BMKG www.bmkg.go.id:

Tojo Una-Una

Ilustrasi Gempa Bumi. (iStockphoto)
Ilustrasi Gempa Bumi. (iStockphoto)

Pagi hari pukul 08:56:28 WIB, gempa pertama hari ini getarkan Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Pusat gempa berada di laut 10 kilometer utara Ampana Kabupaten Tojo Una-Una. Lindu ini bermagnitudo 3,3 dengan kedalaman 7 kilometer.

BMKG menyatakan, lindu dirasakan MMI (Modified Mercalli Intensity) II-III di Ampana.

Episenter gempa berada pada koordinat titik 0.78 Lintang Selatan (LS)-121.58 Bujur Timur (BT).

Maba

Ilustrasi Gempa
Ilustrasi Gempa

Lalu pada pukul 10:28:23 WIB, gempa terjadi di wilayah Buli, Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Provinsi Maluku Utara.

Episenter gempa berada pada koordinat titik 1.15 Lintang Utara (LU)-128.24 Bujur Timur (BT).

Lindu ini berkekuatan magnitudo 3,9 dengan kedalaman 5 kilometer. Pusat gempa berada di darat 53 kilometer barat laut Maba.

BMKG menyatakan, lindu dirasakan MMI (Modified Mercalli Intensity) III di Buli dan Wasile, Haltim.

Kendari

Ilustrasi Gempa (Liputan6.com/Abdillah)
Ilustrasi Gempa (Liputan6.com/Abdillah)

Pada pukul 14:50:35 WIB, lindu menggetarkan wilayah Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Episenter gempa berada pada koordinat titik 3.97 Lintang Selatan (LS)-122.47 Bujur Timur (BT).

Pusat gempa berada di darat 0.5 kilometer tenggara Puuwatu, Kota Kendari. Lindu ini bermagnitudo 3,6 dengan kedalaman 5 kilometer.

BMKG menyatakan, lindu dirasakan MMI (Modified Mercalli Intensity) III-IV di Kendari.

Nias Selatan

Ilustrasi gempa
Ilustrasi gempa

Terakhir, sore tadi pukul 17:05:05 WIB, gempa terjadi di Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara.

BMKG menyatakan, lindu dirasakan MMI (Modified Mercalli Intensity) II di Madina.

Gempa ini berkekuatan magnitudo 3,9 dengan kedalaman 29 kilometer.

Pusat gempa berada di darat 79 kilometer timur laut Nias Selatan.

Episenter gempa berada pada koordinat titik 0.67 Lintang Utara (LU)-98.52 Bujur Timur (BT).

Antisipasi Gempa Bumi

Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum:

- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempa bumi.

- Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

- Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

- Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.

- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi

- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

- Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

Saat Terjadi Gempa:

- Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

- Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

- Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

- Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

- Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempa:

- Jika Anda berada di dalam bangunan, keluar dari bangunan tersebut dengan tertib. Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa. Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K, telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

- Periksa lingkungan sekitar Anda. Apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

- Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

- Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

- Dengarkan informasi mengenai gempa bumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

- Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

- Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

Gempa Beruntun dan Kuat Guncang Majene - Mamuju

Infografis Gempa Beruntun dan Kuat Guncang Majene - Mamuju. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Gempa Beruntun dan Kuat Guncang Majene - Mamuju. (Liputan6.com/Trieyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel