Gempa Hari Ini Senin 23 Agustus 2021, Getarkan 3 Wilayah Indonesia

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta - Gempa hari ini, Senin (23/8/2021) kembali menggetarkan Indonesia di awal pekan. Hingga pukul 19.30 WIB, ada dua kali lindu terjadi.

Dilaporkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa pertama pada hari ini terjadi subuh tadi pukul 04:13:04 WIB.

Lindu berkekuatan magnitudo 4,9 itu getarkan wilayah Garut, Provinsi Jawa Barat (Jabar).

"Pusat gempa berada di laut 93 kilometer barat daya Garut," tulis BMKG.

Tak berapa lama pukul 04:55:42 WIB, gempa turut menggetarkan wilayah Ambon, Provinsi Maluku.

Berikut informasi gempa hari ini selengkapnya yang terjadi di Indonesia dihimpun Liputan6.com dari laman resmi BMKG www.bmkg.go.id:

Garut

Ilustrasi Gempa Bumi. (iStockphoto)
Ilustrasi Gempa Bumi. (iStockphoto)

Pada pukul 04:13:04 WIB, gempa pertama hari ini getarkan wilayah Garut, Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Episenter gempa berada pada koordinat titik 8.32 Lintang Selatan (LS)-107.58 Bujur Timur (BT).

Lindu tersebut berkekuatan magnitudo 4,9 dengan kedalaman 1 kilometer. Pusat gempa berada di laut 93 kilometer barat daya Garut.

BMKG menyatakan, lindu dirasakan MMI (Modified Mercalli Intensity) III di Pangandaran, Cijulang, Pameungpeuk, Ciamis, Bungbulang, Cisompet, Ciparanti, Cikalong, dan Cijagra.

Ambon

Hari ini, Jumat, 30 Desember 2016, gempa guncang Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat. (Ilustrasi Gempa: cdn.abclocal.go.com)
Hari ini, Jumat, 30 Desember 2016, gempa guncang Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat. (Ilustrasi Gempa: cdn.abclocal.go.com)

Tak lama, pada pukul 04:55:42 WIB, lindu turut getarkan wilayah Ambon, Provinsi Maluku.

Pusat gempa berada di darat 9 kilometer utara Ambon. Lindu ini bermagnitudo 2,8 dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG menyatakan, lindu dirasakan MMI (Modified Mercalli Intensity) II-III di Ambon.

Episenter gempa berada pada koordinat titik 3.61 Lintang Selatan (LS)-128.18 Bujur Timur (BT).

Sumba Timur

Ilustrasi Gempa Bumi (iStockphoto)
Ilustrasi Gempa Bumi (iStockphoto)

Sore hari pukul 15:40:21 WIB, giliran wilayah Karera, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) digetarkan lindu.

Episenter gempa berada pada koordinat titik Lintang -11.35 dan Bujur 119.05.

Lindu ini bermagnitudo 5,4 dengan kedalaman 10 kilometer.

Pusat gempa berada 171 kilometer barat daya Karera, Kabupaten Sumba Timur.

Antisipasi Gempa Bumi

Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum:

- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempa bumi.

- Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

- Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

- Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.

- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi

- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

- Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

Saat Terjadi Gempa:

- Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

- Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

- Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

- Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

- Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempa:

- Jika Anda berada di dalam bangunan, keluar dari bangunan tersebut dengan tertib. Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa. Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K, telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

- Periksa lingkungan sekitar Anda. Apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

- Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

- Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

- Dengarkan informasi mengenai gempa bumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

- Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

- Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

Deretan Gempa Terbesar di Indonesia dalam 5 Tahun Terakhir

INFOGRAFIS: Deretan Gempa Terbesar di Indonesia dalam 5 Tahun Terakhir (Liputan6.com / Abdillah)
INFOGRAFIS: Deretan Gempa Terbesar di Indonesia dalam 5 Tahun Terakhir (Liputan6.com / Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel