Gempa Jumat 21 Mei 2021 Guncang Blitar dan Bukittinggi Sumbar

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat ada dua gempa yang mengguncang wilayah Indonesia hingga pukul 21.00 WIB, Jumat (21/5/2021).

Gempa pertama terjadi di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) dengan kekuatan magnitudo 3,7.

Saat gempa terjadi, getarannya terasa hingga Bukittinggi dan Agam dalam skala III-IV MMI (Modified Mercalli Intensity). Sementara, Padang Panjang II MMI.

Gempa dilaporkan berpusat di darat dengan kedalaman 3 kilometer.

Sedangkan gempa kedua terjadi di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Gempa terjadi pada pukul 19:09:23 WIB dengan magnitudo 6,2. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.

Meski begitu guncangannya teras hingga ke sejumlah wilayah. Lindu terasa dalam skala II MMI di wilayah Karangasem, Purworejo, Surabaya, Lombok Tengah, Klaten, Wonogiri, Pasuruan, Cilacap, dan Magelang.

Selanjutnya, gempa terasa dalam III MMI di Tabanan, Ngawi, Lombok Tengah, Gianyar, Denpasar, Kuta, Kulonprogo, Sleman, Bantul, Pacitan, Trenggalek, Mataram, Ponorogo, Pasuruan, dan Banyuwangi.

Berikut dalam skala IV MMI, getarannya terasa hingga Malang, Tulungagung, Lumajang, Nganjuk, Sawahan, dan Karang Kates. Sedangkan di Blitar terasa hingga V MMI.

Berikut info gempa hari ini selengkapnya yang dihimpun Liputan6.com dari laman resmi BMKG:

Gempa Bukittinggi, Sumbar

Ilustrasi gempa. (Liputan6.com)
Ilustrasi gempa. (Liputan6.com)

Gempa bumi di Bukittinggi, Sumbar terjadi pada pukul 16:57:07 WIB. Gempa bermagnitudo 3,7.

Lewat laman resminya, lokasi gempa dilaporkan BMKG terletak pada koordinat 0,2 Lintang Selatan (LS) dan 100,32 Bujur Timur (BT). Atau tepatnya di 12 Km barat laut Bukittinggi.

Pusat gempa terjadi di darat dengan kedalaman 3 kilometer.

Gempa Blitar, Jatim

Ilustrasi Gempa Bumi (iStockphoto)
Ilustrasi Gempa Bumi (iStockphoto)

Sementara itu, gempa bumi bermagnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Blitar, Jawa Timur pada pukul 19:09:23 WIB. Lindu dilaporkan tak berpotensi tsunami.

Lokasi gempa disebut BMKG terletak pada koordinat titik 8,63 LS dan 112,34 BT. Atau tepatnya di 57 km Tenggara Blitar.

Sedangkan pusat gempa terjadi di laut dengan kedalaman 110 kilometer.

Antisipasi Gempa Bumi

Berikut ini adalah yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum:

- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempabumi.

- Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

- Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

- Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.

- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi

- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

- Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

Saat Terjadi Gempa Bumi:

- Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

- Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

- Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

- Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

- Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempa Bumi:

- Jika Anda berada di dalam bangunan: keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K; telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

- Periksa lingkungan sekitar Anda: apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

- Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa,karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

- Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

- Dengarkan informasi mengenai gempa bumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

- Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

- Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel