Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Talaud, Dipicu Aktivitas Subduksi Lempeng Laut Filipina

Merdeka.com - Merdeka.com - Gempa magnitudo 5,2 mengguncang wilayah pantai timur laut Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Selasa (22/11) pukul 13.12 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan, gempa akibat aktivitas subduksi lempeng Laut Filipina.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono menyampaikan, episenter gempa terletak pada koordinat 4,94 Lintang Utara, 127,38 Bujur Timur, atau tepatnya di 130 kilometer arah Timur Laut Melonguane, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada kedalaman 121 km.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik kombinasi mendatar (oblique thrust)," paparnya. Dikutip dari Antara.

Gempa tektonik yang terjadi pukul 13.12 WIB itu, berada pada kedalaman 89 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.

Dia menambahkan, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi itu memiliki parameter update dengan magnitudo 5,0.

Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini menimbulkan guncangan di Kepulauan Talaud dengan skala intensitas III MMI, artinya getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan akan truk berlalu.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut," ujarnya. [cob]