Gempa Magnitudo 6,5 Guncang Tojo Una-Una Sulteng

·Bacaan 2 menit

VIVA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, bahwa telah terjadi gempa bumi ini berkekuatan magnitudo 6,5 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi magnitudo 6,3.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno mengatakan, bahwa episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,77° LS; 121,95° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 58 km arah Timur Laut Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah pada kedalaman 10 km.

Maka, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya deformasi karena Sesar Lokal.

Baca Juga: Perdagangan Semester I-2021 Surplus, Mendag: Ekonomi RI Semakin Kuat

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan normal (Normal Fault )," kata Bambang dalam keterangan tertulisnya, Senin 26 Juli 2021.

Adapun guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Ampana V-VI MMI (Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar ), Luwuk, Poso, Morowali, V MMI (Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun) Bolmong Selatan, Bolmong Timur, Kotamobagu, Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, Buol, Bone Bolango, Pohuwato.

Kemudian, III-IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah) Tomohon, Manado, Ratahan, Bobong, Konawe Utara, Kolaka Utara, Masamba II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu) Mamuju Tengah, Polewali II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," katanya.

Dengan demikian, berdasarkan hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 1 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) magnitudo 3,4.

Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat di Pesisir Bolaang dan Bunta agar menjauhi pantai dan diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel