Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Meksiko, Satu Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Merdeka.com - Merdeka.com - Gempa magnitudo 7,6 mengguncang pantai Pasifik tengah Meksiko pada hari Senin (19/9) waktu setempat. Gempa itu menewaskan satu orang.

Guncangan juga memicu alat peringatan dini gempa di ibu kota Meksiko berbunyi. Alarm seismik itu dibangun sebagai peringatan dua gempa dahsyat melanda negara amerika latin tersebut pada 1985 dan 2017 silam.

Dilansir laman AP News, Selasa (20/9), gempa itu berpusat 37 kilometer (23 mil) tenggara Aquila dekat perbatasan negara bagian Colima dan Michoacan dan pada kedalaman 15,1 kilometer (9,4 mil).

Kerusakan

Survei Geologi AS melaporkan ada beberapa kerusakan bangunan akibat gempa yang terjadi pada pukul 13.05 waktu setempat. Survei Geologi AS sebelumnya menyatakan kekuatan gempa awal mencapai 7,5.

Presiden Andres Manuel Lopez Obrador mengaku mendapat laporan dari sekretaris angkatan laut bahwa satu orang tewas di pelabuhan Manzanillo, Kota Colima, akibat sebuah tembok di sebuah mal runtuh.

Sementara di Coalcoman, Michoacan, dekat pusat gempa bangunan rusak, tetapi tidak ada laporan korban luka.

"Itu dimulai perlahan dan kemudian sangat kuat dan berlanjut dan berlanjut sampai mulai mereda," kata seorang warga Coalcoman, Carla Cardenas (16).

Kesaksian Warga

Cardenas mengaku berlari keluar dari hotel keluarganya dan menunggu dengan tetangga.

Dia mengatakan hotel dan beberapa rumah di sepanjang jalan menunjukkan retakan di dinding dan bagian fasad dan atap telah patah.

"Di hotel, atap area parkir menggelegar dan jatuh ke tanah, dan ada retakan di dinding di lantai dua," kata Cardenas.

Dia mengatakan rumah sakit kota itu rusak parah, tetapi sejauh ini dia tidak mendengar ada orang yang terluka. [gil]