Gempa Susulan Masih Terjadi di Cianjur, Warga Diminta Tetap Waspada

Merdeka.com - Merdeka.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa gempa susulan masih terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. BMKG mencatat terjadi 248 gempa susulan di Cianjur hingga Jumat (25/11) pukul 17.00 WIB.

"Magnitudo terbesar 4,2 dan terkecil 1,2," kata Deputi Geofisika BMKG Suko Prayitno Adi dalam jumpa pers virtual, Jumat (25/11).

Kendati masih terjadi gempa susulan, Suko mengatakan, lindu tersebut masih terbilang aman. Namun Suko tetap mengimbau masyarakat untuk tidak lebih dahulu kembali ke dalam rumah.

"Dan ini terus menurun walaupun satu, dua kali dirasakan gempa, tapi tidak membahayakan. Tapi kalau rumah-rumah sudah tidak layak huni sebaiknya keluar dari rumah," kata dia.

Korban Meninggal Gempa Cianjur Bertambah Menjadi 310 Orang

Korban meninggal dunia akibat gempa bumi bermagnitudo 5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kembali bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban meninggal dunia hingga Jumat (25/11) sore, mencapai 310 orang.

"Sehingga jumlah meninggal menjadi 310 orang," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam jumpa pers virtual, Jumat (25/11).

Jumlah korban jiwa itu bertambah 38 orang dari sebelumnya 272 orang pada Kamis (24/11). Sementara korban dinyatakan hilang 24 orang.

"Korban yang masih belum diketemukan adalah 24 orang. Nah 24 orang ini masih dicari terus. Tetapi 24 orang ini sudah jelas identitasnya," kata dia.

17 Jenazah Ditemukan Hari Ini

Sementara untuk pencarian hari ini, Suharyanto menyebut tim sar gabungan menemukan 17 jenazah. 8 di antaranya sudah diketahui identitasnya. Sementara 9 orang lainnya belum teridentifikasi karena diduga warga luar Kecamatan Cugenang.

Dalam kesempatan ini, Suharyanto juga meluruskan informasi disampaikannya sebelumnya. Dia menyebut pada Kamis (24/11), korban meninggal bukan warga Cugenang adalah 7 orang.

Namun lantaran hari ini menemukan 9 jenazah yang tak diketahui identitasnya, maka dia meralat. Menurut dia, korban meninggal yang bukan warga Cugenang yakni 9 orang.

"Ternyaya yang ditemukan bukan 7, tetapi ada 9 jenazah. Nah 9 ini karena pelintas, warga luar Kecamatan Cugenang, ini masih diidentifikasi. Mohon seluruh masyarakat di sekitar Kecamatan Cugenang atau seluruh Kabupaten Cianjur atau dari luar Cianjur yang merasa ada anggota keluarganya hilang segera melapor," kata dia.

[gil]