Gempa Tokyo: 20 Orang Dilaporkan Luka

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Tokyo - Sebanyak 20 orang di Jepang dilaporkan terluka akibat gempa Tokyo pada Kamis malam (7/10). Gempa itu berkekuatan magnitudo 6,1.

Menurut laporan Kyodo, Jumat (8/10/2021), korban luka berasal dari Tokyo dan prefektur-prefektur sekitarnya. Gempa tak berpotensi tsunami.

Salah satu korban adalah seorang perempuan yang terjatuh dan kepalanya terbentuk ketika sebuah kereta mendadak berhenti. Tiga orang lainnya juga terluka karena terjatuh di kereta.

Ada banyak laporan kerusakan pipa dan terputusnya saluran air di Tokyo.

Gempa terjadi pada 10.41 malam. Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida langsung memberikan konferensi pers pada 11.20 malam, dan berkata telah memerintahkan pejabat terkait untuk membantu korban dan mencegah kerusakan lebih lanjut.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Antisipasi Gempa Bumi:

Polisi berdiri di tribun yang kosong sebelum upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 di Stadion Olimpiade, Tokyo, Jepang, Jumat (23/72021).  Upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 akan digelar pada 23 Juli 2021 malam. (Jewel SAMAD/AFP)
Polisi berdiri di tribun yang kosong sebelum upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 di Stadion Olimpiade, Tokyo, Jepang, Jumat (23/72021). Upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 akan digelar pada 23 Juli 2021 malam. (Jewel SAMAD/AFP)

Ini yang harus dilakukan ketika terjadi gempa bumi:

Saat Terjadi Gempa Bumi:

- Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

- Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

- Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

- Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

- Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempa Bumi:

- Jika Anda berada di dalam bangunan: keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K; telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

- Periksa lingkungan sekitar Anda: apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

- Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa,karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

- Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

- Dengarkan informasi mengenai gempabumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

- Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

- Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel