Genangan Banjir Bisa Kok Diterabas Pakai Mobil, Begini Caranya

Pius Yosep Mali
·Bacaan 2 menit

VIVA –Masuk bulan November, biasanya pengemudi mobil akan menemui cuaca hujan ketika berkendara. Tak hanya itu, jika cuaca ekstrem maka bukan mustahil terjadi genangan banjir di ruas-ruas jalan.

Bagai buah Simalakama, jika genangan air di musim hujan itu diterabas, bisa saja merusak mobil. Namun, jika pengemudi memilih menunggu atau mencari jalan lain, tentu saja waktu dan jarak tempuh yang harus dilalui lebih lama dari kondisi umumnya.

Ketika menghadapi jalan yang tergenang banjir seusai hujan, kata Boediarto selaku Head of Aftersales and CS Operation Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), tidak boleh sembarangan. Pengemudi harus memastikan kendaraan dan kondisi jalur yang dilalui.

"Mobil yang memiliki ground clearance tinggi pun tetap harus diingat batas amannya karena berbeda-beda untuk setiap produk. Selain itu, konsumen perlu mengecek kondisi mobil setelah melewati genangan air, dan sebaiknya memeriksakan mobilnya ke bengkel resmi," ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip VIVA Otomotif, Selasa 10 November 2020.

Berikut beberapa tips otomotif yang bisa diperhatikan pengemudi sebelum menerabas genangan air atau banjir. Pertama, lihatlah dulu mobil lain yang menerobos banjir. Sebab, dengan cara ini pengemudi bisa memperkirakan seberapa dalam jalanan tersebut tergenang. Pastikan, agar kendaraan tak berentu saat sedang melewati air.

Berikutnya adalah mengetahui batas aman kendaraan yang dikemudikan. Genangan air yang masih bisa dilewati, jika tidak melebihi ketinggian ban saat melintas, atau maksimal setengah dari posisi ban mobil sedang tidak bergerak.

Jangan anggap sepele gelombang yang datang dari kendaraan lain yang melintasi jalan tergenang. Sebab, adanya gelombang tersebut membuat kedalaman air susah diperkirakan, dan berpotensi masuk ke sela-sela kendaraan.

Lalu, pastikan untuk memakai transmisi rendah ketika terpaksa menerabas genangan air. Bagi pengguna mobil manual, bisa memposisikan tuas persneling ke Gigi 1 dan yang memakai mobil matik bisa menggesernya ke 'L' atau 'B'.

Terakhir, pastikan rem tetap berfungsi usai menerabas banjir. Sebab, saat harus melibas genangan air, komponen rem bisa menjadi basah dan kemampuan kerjanya menjadi kurng maksimal. Agar piranti ini kembali normal, injak rem berkali-kali, sampai terasa tekanan seperti sebelum menerjang air.

Baca juga: Ariel NOAH Pajang Foto dengan Moge BMW, Netizen: Ganteng.