Genangan di TPU Karet Bivak Berhasil Diatasi, Banjir di Kebon Jeruk Surut

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat telah menangani genangan di Blok 15.16 dan 17 TPU Karet Bivak, Minggu (7/2/2021) petang.

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat, Mila Ananda mengatakan, genangan setinggi 30 sentimeter di komplek pemakaman ini dipicu hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Sabtu (6/2/2021) malam hingga Minggu (7/2/2021) dinihari.

"Genangan surut sekitar pukul 18.00 WIB. Kami lakukan penyedotan menggunakan pompa Alkon ditampung di tangki. Awalnya tujuh unit, lalu kami tambah jadi sembilan," kata Mila seperti dikutip beritajakarta.id.

Mila menjelaskan, untuk mempercepat proses pengerjaan ini pihaknya mendapat bantuan tiga unit pompa penyedot air dari Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat.

"Awalnya mereka kirim satu unit, sore ditambah dua unit untuk percepatan," ucapnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya lagi genangan saat hujan kembali turun, jelas Mila, pihaknya tetap menyiagakan personel dan alat penyedot air di lokasi.

Dia menambahkan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Sudin Sumber Daya Air untuk bersama-sama menangani dan mengantisipasi genangan di TPU Karet Bivak ini secara permanen.

"Kami bahas penanganan genangan di TPU Karet Bivak agar langkah berjalan efektif," tandasnya.

Banjir Kebon Jeruk

Sementara itu, banjir yang sempat menggenangi empat titik lokasi di wilayah Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, kini sudah surut total.

Camat Kebon Jeruk, Saumun mengatakan, genanangan sempat terjadi usai hujan turun deras Sabtu (6/2/2021) malam hingga Minggu (7/2) dinihari di wilayah Green Ville, Jalan Arjuna Selatan, Jalan Panjang Green Garden dan Duri Kepa dengan ketinggian 20 sampai 60 sentimeter.

"Genangan terjadi sekitar pukul 06.30 dan surut total pukul 09.00," tutur Saumun.

Menurut dia, genangan yang terjadi di Green Ville dan Jalan Panjang Green Garden dipicu meluapnya Kali Mookevard, sedangkan di Jalan Arjuna Selatan dan Duri Kepa genangan terjadi akibat air Kali Sekretaris yang meluap.

"Genangan surut seiring dengan turunnya volume air Kali Mookevard dan Kali Sekretaris," tukas Saumun.

Saksikan video pilihan di bawah ini: