Geng Elite 8 Pemain Langka dan Spesial: Gokil! Punya Koleksi Gelar Piala Dunia, Liga Champions, dan Ballon d'Or

Bola.com, Jakarta - Piala Dunia, Liga Champions, dan Ballon d'Or merupakan gelar dan penghargaan yang bergengsi. Bayangkan saja, ada beberapa pemain hebat yang hebatnya punya tiga gelar itu sekaligus.

Dalam sejarah sepak bola, hanya 43 pemain yang pernah memenangkan Ballon d'or. Lalu, hanya delapan negara yang pernah membawa pulang trofi Piala Dunia, dan hanya 22 klub yang memenangkan Liga Champions.

Jika mampu memenangkan salah satu gelar ini, merupakan pencapaian prestasi yang sangat istimewa. Apalagi jika mampu memenangkan ketiganya, tentu namanya bakal masuk ke dalam catatan sejarah dunia sepak bola.

Pemain sekelas Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi bahkan hingga saat ini belum mampu meraih ketiga trofi ini. Mereka hanya mentok jadi juara Liga Champions dan Ballon d'or, tanpa gelar Piala Dunia.

Berikut 8 pemain yang pernah meraih gelar Piala Dunia, trofi Liga Champions dan Ballon d'Or. Mereka layak mendapatkan 3 gelar ini sekaligus karena determinasi yang tinggi di dunia sepak bola.

 

1. Bobby Charlton

Legenda Manchester United, Sir Bobby Charlton. (AFP/Oli Scarff)
Legenda Manchester United, Sir Bobby Charlton. (AFP/Oli Scarff)

Legenda Manchester United, Bobby Charlton, adalah pemain pertama yang pernah memenangkan Ballon d'or, Piala Dunia FIFA, dan Piala Champions (kini Liga Champions). Dia mencetak 249 gol untuk klub dalam 758 pertandingan bagi Manchester United.

Dia adalah anggota penting dari tim Inggris yang memenangkan satu-satunya Piala Dunia pada 1966 saat menjadi tuan rumah. Dia mencetak tiga gol selama turnamen, termasuk dua gol dalam kemenangan di semifinal 2-1 atas Portugal.

Kemenangannya di Piala Dunia membantunya memenangkan Ballon d'or pada 1966. Charlton memenangkan satu-satunya Liga Champions pada 1968 saat MU mengalahkan Benfica 4-1 dan dia mencetak dua gol.

 

2. Paolo Rossi

Michel Platini berjabat tangan dengan Paolo Rossi sebelum Piala Dunia 1978 di Argentina. (Photo by - / AFP)
Michel Platini berjabat tangan dengan Paolo Rossi sebelum Piala Dunia 1978 di Argentina. (Photo by - / AFP)

Hanya lima pemain sepak bola asal Italia yang mampu memenangkan Ballon d'or dan Azzurri telah meraih empat gelar trofi Piala Dunia. Satu di antara pemain Italia yang pernah meraih Ballon d'or dan Piala Dunia yakni Paolo Rossi.

Paolo Rossi memenangkan gelar Piala Dunia pada 1982. Meski kariernya penuh skandal, dia masuk ke skuad timnas Italia dan memenangkan Piala Dunia.

Di level klub, Paolo Rossi mampu bersinar di Vicenza hingga Juventus. Di Juventus, dia pernah mengangkat trofi Liga Champions tahun 1985 setelah mengalahkan Liverpool.

 

3. Gerd Muller

Muller juga mencetak gol penentu di final Piala Dunia 1974 saat mereka menang 2-1 atas Belanda. (Foto: AP/File)
Muller juga mencetak gol penentu di final Piala Dunia 1974 saat mereka menang 2-1 atas Belanda. (Foto: AP/File)

Gerd Muller adalah mesin pencetak gol bagi Bayern Munchen denga 564 gol dalam 605 pertandingan. Selama berkarier, dia mampu mencetak 721 gol profesional dalam 769 pertandingan.

Dia mencetak 14 gol untuk Jerman di dua edisi Piala Dunia yakni 1970 dan 1974 hingga memenangkannya pada 1974. Muller juga memenangkan Ballon d'or pada 1970.

Sebelum meraih gelar Piala Dunia 1974, Muller juga memenangkan gelar Liga Champions di tahun yang sama. Dia mencetak hattrick pada laga final ulang untuk kemenangan 4-0 Bayern Munchen atas Atletico Madrid.

 

4. Franz Beckenbauer

Franz Beckenbauer - Mantan kapten legendaris tim nasional Jerman ini sukses membawa tim Panser menjuarai Piala Dunia 1974. Kala itu Franz Beckenbauer merupakan pemain fenomenal yang memiliki kualitas diatas rata-rata. (AFP/Staff)
Franz Beckenbauer - Mantan kapten legendaris tim nasional Jerman ini sukses membawa tim Panser menjuarai Piala Dunia 1974. Kala itu Franz Beckenbauer merupakan pemain fenomenal yang memiliki kualitas diatas rata-rata. (AFP/Staff)

Beckenbauer merupakan rekan setim Gerd Muller di Bayern Munchen dan Timnas Jerman. Dia menjadi kapten timnas Jerman saat mengantar negaranya menjadi juara Euro 1972.

Pada tahun itu pula, Beckenbauer juga mendapat trofi Ballon d'or. Dia juga meraih gelar juara Piala Dunia bersama Jerman pada 1974.

Beckenbauer juga mengantar Bayern Munchen juara Liga Champions tiga kali berturut-turut, yakni pada 1974, 1975 dan tahun 1976.

 

5. Zinedine Zidane

Kemenangan Tim Nasional Prancis pada perhelatan Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000 tak lepas dari penampilan gemilang pemain gelandang serang ini. Namun yang paling mengesankan ketika pemain berketurunan Aljazair ini menunjukkan aksi sihirnya di Piala Eropa tahun 2000 silam (Foto: AFP/P. Hertzog)
Kemenangan Tim Nasional Prancis pada perhelatan Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000 tak lepas dari penampilan gemilang pemain gelandang serang ini. Namun yang paling mengesankan ketika pemain berketurunan Aljazair ini menunjukkan aksi sihirnya di Piala Eropa tahun 2000 silam (Foto: AFP/P. Hertzog)

Banyak yang meragukan Zinedine Zidane saat menjadi pelatih yang kariernya tidak akan sama seperti saat masih bermain. Bagaimana tidak, Zidane memenangkan segalanya saat menjadi pemain.

Zidane merengkuh trofi Piala Dunia 1998 dan Euro 2000 serta gelar Liga Champions 2002. Pemain berdarah Aljazair ini juga meraih gelar Ballon d'or pada 1998.

Saat menjadi pelatih, karinya juga cemerlang dan menjawab keraguan publik. Dia membawa Real Madrid meraih tiga gelar Liga Champions berturut-turut dari tahun 2015 hingga 2018.

 

6. Rivaldo

Rivaldo. Pemain asal Brasil yang melakukan debutnya bareng Deportivo La Coruna usai didatangkan dari Palmeiras pada 1996/1997 ini meraih satu-satunya trofi Ballon d'Or pada edisi 1999 bersama Barcelona. Ia berhasil mengungguli gelandang Manchester United, David Beckham. (AFP/Christophe Simon)
Rivaldo. Pemain asal Brasil yang melakukan debutnya bareng Deportivo La Coruna usai didatangkan dari Palmeiras pada 1996/1997 ini meraih satu-satunya trofi Ballon d'Or pada edisi 1999 bersama Barcelona. Ia berhasil mengungguli gelandang Manchester United, David Beckham. (AFP/Christophe Simon)

Rivaldo adalah pemain non-Eropa pertama yang memenangkan ketiga penghargaan tersebut. Pemain Brasil itu menghabiskan lima musim di Barcelona antara 1997 dan 2002 dan pada 1999 dia memenangkan Ballon d'Or.

Pada 1999, dia memenangkan La Liga dan Copa America. Tiga tahun kemudian, Rivaldo menyabet gelar Piala Dunia 2002.

Setelah memenangkan Piala Dunia 2002, Rivaldo hijrah dari Barcelona ke AC Milan. Setahun kemudian, Rivaldo turut membawa AC Milan juara Liga Champions setelah menang adu penalti atas Juventus meski hanya berada di bangku cadangan pada laga ini.

 

7. Ronaldinho

Ronaldinho meraih penghargaan Ballon d'Or 2005 setelah mampu mengantarkan Barcelona meraih gelar Liga Spanyol, Liga Champions, dan Liga Super Spanyol, serta Piala Konfederasi FIFA untuk Timnas Brasil pada musim 2004/05. Padahal, saat itu nilai pasarnya masih mencapai 54 juta euro. (AFP/Lluis Gene)
Ronaldinho meraih penghargaan Ballon d'Or 2005 setelah mampu mengantarkan Barcelona meraih gelar Liga Spanyol, Liga Champions, dan Liga Super Spanyol, serta Piala Konfederasi FIFA untuk Timnas Brasil pada musim 2004/05. Padahal, saat itu nilai pasarnya masih mencapai 54 juta euro. (AFP/Lluis Gene)

Ronaldinho selalu menampilkan permainan yang menghibur di lapangan dan membuatnya memiliki banyak penggemar. Tidak hanya menghibur, permainannya bisa mematikan lawan-lawannya.

Dia berhasil meraih gelar Piala Dunia 2002 bersama Brasil. Barcelona tertarik meminangnya setelah ajang tersebut.

Pada 2005, dia berhasil membawa Barcelona meraih gelar Liga Champions. Ronaldinho juga meraih Ballon d'Or pada musim itu.

 

8. Kaka

2. Kaka - Pemain asal Brasil ini menjadi motor vital setiap serangan AC Milan di Liga Champions 2007. Kaka mampu menghancurkan lini pertahanan Liverpool dan memberikan beberapa assist untuk kemenangan AC Milan atas Liverpool di laga final Liga Champions 2007. (AFP/
2. Kaka - Pemain asal Brasil ini menjadi motor vital setiap serangan AC Milan di Liga Champions 2007. Kaka mampu menghancurkan lini pertahanan Liverpool dan memberikan beberapa assist untuk kemenangan AC Milan atas Liverpool di laga final Liga Champions 2007. (AFP/

Kaka adalah pemain terakhir yang memenangkan Ballon d'Or sebelum era Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi menguasainya, yakni pada 2007. Dia adalah bagian dari skuad Brasil yang jadi juara Piala Dunia 2002 tetapi hanya bermain 25 menit.

Meskipun perannya memang terbatas, penampilannya untuk Sao Paulo membuat klub-klub Eropa tertarik meminangnya. AC Milan yang akhirnya mendapatkan tanda tangannya.

Dia langsung membawa AC Milan ke final Liga Champions 2005, namun harus kalah dari Liverpool. Dua tahun kemudian, Kaka berhasil membalaskan dendamnya atas Liverpool di laga final Liga Champions dan membawa pulang trofinya.

Sumber: Sportkeeda 

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel