Geng Motor di Garut Bacok 4 Remaja dalam Semalam

TRIBUNNEWS.COM, GARUT - Aksi brutal geng motor tampaknya tak terhenti menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1434H, 8 Agustus 2013.

Kali ini, empat remaja di Garut mengalami luka parah karena dianiaya menggunakan pedang samurai oleh geng motor, di Jalan Pembangunan dan Kampung Sindangheula, Minggu (04/08/2013).

Kali pertama, geng motor menebas dua orang usia sekolah di Jalan Pembangunan, yakni Ujang (14) dan Boby Supriyadi (16).

Mereka, diserang anggota geng motor ketika sedang duduk di pinggiran jalan, tidak jauh dari rumah keduanya.

Menurut Ujang, ketika mereka sedang mengobrol di pinggir jalan, enam orang dengan mengendarai tiga sepeda motor tiba-tiba mendatanginya. Dua orang di antaranya, turun sambil membawa samurai.

Keduanya langsung menyerang Ujang dan Boby dengan samurai. Akibatnya, Ujang mengalami luka sabetan samurai cukup parah di tangan kiri. Boby, menderita dua luka sabetan samurai di lengan atas dan pergelangan tangannya hingga nyaris putus.

"Mereka membunyikan keras knalpot sepeda motornya. Dua orang itu memakai helm tertutup, langsung menyerang dengan samurai, tidak terlihat mukanya," ujar Ujang, yang tengah menjalani perawatan intensif bersama Boby di RSUD dr Slamet Garut, Senin (05/08/2013).

Beberapa puluh menit setelah kejadian tersebut, kejadian serupa menimpa Fendida Arifa (14) dan Setiawan Saputra (15). Mereka, merupakan warga Kampung Sindangheula, Kelurahan Sukamentri Kecamatan Garutkota.

Kedua remaja tersebut, kala itu juga sedang duduk di bawah Gapura Sindangheula. Kemudian, lima buah motor yang semuanya dikendarai secara berboncengan menghampiri mereka. Beberapa orang di ataranya langsung turun dan menyerang dua remaja ini menggunakan samurai.

Akibat sabetan samurai, Setiawan menderita empat luka tusukan pada punggung bagian bawah. Sementara Fendida, menderita luka tusukan pada bagian perut sebelah kiri sedalam 6 centimeter dan lebar 6 centimeter.

Fendida, juga menderita luka sayatan pada jari tengah dan jari manis. Karena menderita luka parah, kedua remaja ini langsung dibawa untuk dirawat di RS TNI AD Guntur Garut.

Kasus yang menimpa keempat remaja tersebut masih ditangani Polres Garut. Beberapa personel Resmob Polres Garut diturunkan untuk menyisir beberapa ruas jalan di Kecamatan Tarogongkidul dan Garutkota.

"Kami masih mempelajari motif dari kasus pembacokan ini. Diduga pelakunya merupakan gerombolan bermotor. Mereka menyerang para korban hingga terluka," kata seorang petugas piket Polres Garut, Iptu Maulana.

Baca Juga:

Peledakan Bom di Jakarta Bikin Khawatir Penjaga Vihara di Garut

Jalur Mudik Nagreg-Malangbong Sempat Buka Tutup

JPU Sukatmini Dibuat Kesal Klewang

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.