Genjot Lapangan Pekerjaan, OK OCE Bidik Bisnis Produk Kecantikan

Raden Jihad Akbar
·Bacaan 2 menit

VIVA – Sejumlah setor usaha masih menunjukkan potensinya di tengah pandemi Virus Corona saat ini. Salah satu yang disoroti adalah industri kosmetik.

Data Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, total konsumsi masyarakat Indonesia pada 2019 di kosmetik mencapai US$6,03 miliar atau sebesar Rp86 triliun. Hal Ini merupakan pangsa pasar yang sangat menjanjikan.

Founder OK OCE Sandiaga Uno mengatakan, ada 2 sisi yang harus diperhatikan dalam menyikapi data ini. Pertama adanya peluang bisnis yang terbuka luas dan kedua penciptaan lapangan kerja untuk mengurangi pengangguran di masa pandemi Virus Corona.

Baca juga: Jokowi Yakin Ekonomi RI Segera Pulih, Indikatornya Dibeberkan

Kedua itu lah tegas Sandiaga menjadi dasar OK OCE Beauty diluncurkan guna memaksimalkan potensi tersebut.

"OK OCE Beauty hadir dengan pola distribusi yang memungkinkan banyak pihak dapat berpartisipasi dalam penjualan produk dan mendapatkan tambahan pendapatan di tengah pandemi," ungkapnya dalam Launching OK OCE Beauty Via Zoom, dikutip Minggu 25 Oktober 2020.

Dia menjelaskan, OK OCE Beauty merupakan program kerja sama antara OKE OCE Indonesia denga PT. Bluepin Indonesia Perkasa. Untuk langkah awal "Brightening Facial Wash" yang diproduksi 100 persen secara lokal dari ekstrak lidah buaya diperkenalkan.

Selain berorientasi bisnis, Sandi juga menambahkan, komunitas OK OCE Beauty diharapkan menjadi sarana silaturahmi mulai dari remaja, emak-emak,sadar akan kesehatan kulit sekaligus berbisnis produk kecantikan.

Sementara itu, pendiri PT Bluepin Indonesia Perkasa Fardi N. Annafi menyampaikan, konsumsi kosmetik dan produk perawatan kulit di Indonesia masih rendah jika dibandingkan dengan negara ASEAN lain. Fardi juga sempat membahas tingkat pengangguran dari BPS RI yang meningkat hingga 4,99 persen atau sekitar 6,9 juta jiwa per-Februari 2020.

"Dan sebagai penggerak, kita memiliki potensi penciptaan lapangan pekerjaan untuk mengurangi Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Indonesia," ungkapnya.

Terlepas dari itu, Ketua Umum OK OCE Indonesia Iim Rusyamsi menyampaikan beberapa hal penting mengenai modal utama dalam memulai bisnis. Selain harus menekuni bisnis yang sesuai dengan minat dan bisa mendatangkan pengasilan, pentingnya memiliki jaringan usaha yang baik juga menjadi suatu keharusan.

"Ketika mengelola bisnis, bisa bekerja sama dengan pihak-pihak lain itu juga penting. Salah satunya adalah dengan memiliki mentor yang bisa mendampingi," singkatnya.

Sebagai informasi, produk pertama OK OCE Beauty, Brightening Facial Wash, sudah terdaftar secara resmi di HKI dan BPOM Indonesia.