Genjot Vaksinasi COVID-19, Panglima TNI dan Kapolri Kembali ke Bali

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Bali merupakan salah satu destinasi wisata nasional yang menjadi target pemerintah untuk memulihkan sektor pariwisata di tengah pandemi COVID-19.

Sebagai daerah yang diyakini memiliki daya magnet wisatawan domestik dan mancanegara, sudah barang tentu Pulau Dewata menjadi salah satu barometer nasional untuk menekan angka penderita COVID-19.

Hari ini, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali mendatangi Bali.

Dua pimpinan TNI dan Polri itu kembali memastikan pelaksanaan serbuan vaksin COVID-19 untuk prajurit TNI dan Polri, serta masyarakat Bali berjalan dengan lancar.

Dalam kunjungan kedua pasca-penetapan PPKM Skala Mikro di Jawa-Bali itu, Panglima TNI dan Kapolri meninjau pelaksanaan vaksinasi terhadap 1.580 personel TNI dan Polri yang bertugas di Bali, NTB, dan NTT. Pelaksanaan vaksinasi yang digelar di Lapangan Tenis Indoor ASR Praja Raksaka Gor Kodam IX Udayana, Bali itu telah melibatkan 82 tenaga vaksinator.

Selain itu, Panglima TNI dan Kapolri juga melaksanakan Video Conference dan berdialog secara virtual dengan Personel TNI-Polri yang berada di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Singaraja (Rumkit Tk IV) Kab. Buleleng, Provinsi Bali. Aula Makorem 162/WB, Kota Mataram, Provinsi NTB, Aula Makorem 161/WS, Kota Kupang, Provinsi NTT dan Rumkit Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi NTT.

“Kita semua harus terus mendukung Program vaksinasi Nasional guna membentuk kekebalan komunitas yang dibutuhkan dalam upaya menekan pandemi. TNI-Polri akan terus membantu Pemerintah mempercepat pelaksanaan program vaksinasi nasional dengan mengerahkan tenaga vaksinator TNI membantu pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Jum'at, 19 Maret 2021.

Panglima TNI menambahkan, personel TNI-Polri menjadi prioritas dalam program Vaksinasi, karena setelah mereka menerima vaksin tentunya para prajurit tersebut akan lebih optimal dalam melaksanakan program Pemerintah, baik itu dalam pelaksanaan PPKM skala mikro, maupun sebagai petugas tracing kontak erat yang akan terjun langsung ditengah masyarakat.

“Vaksinator TNI-Polri juga akan dikerahkan untuk membantu pelaksanaan vaksinasi pada Puskesmas-Puskesmas yang membutuhkan. Sedangkan para Babinsa, Babinpotmar, Babinpotdirga dan Bhabinkamtibmas juga dapat membantu Puskesmas-Puskesmas di setiap daerah dalam melaksanakan tracing kontak erat,” ujarnya.

Tidak hanya itu, dalam kunjungan kerja Panglima TNI dan Kapolri kali ini, keduanya juga meninjau pelaksanaan vaskinasi terhadap 100 orang masyarakat di Puskesmas Dinas Kesehatan Kec. Denpasar Selatan.

Marsekal TNI Hadi pun menegaskan, kehadirannya bersama Kapolri di Bali itu merupakan bentuk kepedulian nyata dan bentuk sebuah sinergi yang dimotori oleh TNI dan Polri untuk penanganan serius, ekstra dan berkelanjutan yang merupakan tanggung jawab bersama terutama TNI, Polri dan Aparat Pemerintah sebagai pilar utama dalam memberikan perlindungan terhadap kesehatan masyarakat.

“Diharapkan dengan keterlibatan seluruh komponen masyarakat, seluruh program percepatan penanganan pandemi COVID-19 akan lebih berhasil guna mewujudkan Indonesia bebas COVID-19,” kata Panglima.