George Russell Sebutkan Kelemahan Williams

Maria Reyer
·Bacaan 1 menit

Sepanjang musim 2020, George Russell menjadi pembalap yang tampil konsisten untuk Williams. Ia juga sukses mencetak poin di 2020.

Namun poin itu bukan untuk Williams. Ia mencetak tiga poin setelah finis di urutan kesembilan GP Sakhir dan mencatatkan fastest lap, sebagai pengganti Lewis Hamilton di Mercedes.

Pada balapan di Bahrain tersebut, George Russell berhasil menunjukkan bahwa dirinya hanya butuh mobil yang kompetitif agar bisa bersaing dengan pembalap papan atas.

Kevin Magnussen, Haas VF-20, bersaing dengan George Russell, Williams FW43

Kevin Magnussen, Haas VF-20, bersaing dengan George Russell, Williams FW43<span class="copyright">Zak Mauger / Motorsport Images</span>
Kevin Magnussen, Haas VF-20, bersaing dengan George Russell, Williams FW43Zak Mauger / Motorsport Images

Zak Mauger / Motorsport Images

Jika melihat statistik, pembalap 22 tahun tersebut memang kerap tampil impresif saat sesi kualifikasi.

Ia membawa mobil Williams FW43 ke sesi kualifikasi kedua sembilan kali sepanjang 2020. Namun, keuntungan posisi di grid tak bisa dimanfaatkan karena kelemahan timnya itu.

"Kami harus mencari tahu mengapa mobil sangat sensitif. Ini terjadi di Mugello dan Budapest musim ini, di mana kedua balapan itu adalah balapan penting bagi kami," ujar Russell.