Gerakan Gresik Jaman Now Ajak Warga Pakai Dobel Masker

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah meluncurkan gerakan Gresik Jaman Now alias Jangan Kemana-mana Nang Omah Wae.

Acara ini ditandai dengan menempelkan sticker di mobil dinas W 2 AP serta kendaraan dinas anggota forkopimda dan Kepala OPD.

“Kegiatan ini berdasarkan usulan Kapolres Gresik dengan harapan PPKM darurat ini bisa lebih diikuti oleh segenap masyarakat Gresik," ujar Wabup yang akrab disapa Ning Min, Senin (5/7/2021).

"Intinya, kita semua wajib dan mengikuti peraturan Pemerintang tentang PPKM darurat untuk memutus penyebaran covid-19,” ucapnya.

“Hindari aktivitas diluar rumah, dan bila terpaksa keluar rumah agar memakai masker dua lapis. Jangan sampai membuka masker ketika dil uar rumah," ujarnya.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menambahkan, launching ini untuk mensukseskan PPKM darurat.

“Launching ini merupakan Gerakan bersama dengan harapan agar masyarakat mudah mengerti bahwa tinggal dirumah akan memutus penyebaran Covid-19” katanya.

Arief juga menyatakan, pihaknya akan melaksanakan aturan yang telah ditetapkan dalam PPKM darurat ini dan tentu saja akan mengambil Tindakan setiap pelanggaran.

Serbuan Vaksin

Sedangkan Komandan Kodim 0817 Gresik, Letkol Infantri Taufik Ismail mengungkapkan, pihaknya akan melaksanakan kegiatan serbuan vaksin yang akan dilaksanakan selama tiga hari mulai Selasa besok sampai Kamis (6-7/7).

“Acara yang bekerjasama dengan Pemkab Gresik ini akan kami laksanakan di gedung Wahana ekspresi Pusponegoro. Setiap hari akan kami siapkan sertibu dosis vaksin," ujarnya.

Terkait pemakaian dobel masker sesuai anjuran Wabup, Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi menjelaskan, untuk saat ini menggunakan double masker sangat dianjurkan karena mengingat jumlah kasus Covid-19 sudah sangat tinggi.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel