Gerakan Sejuta Sertifikasi Halal Gratis Untuk UMKM

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah mengakui bahwa Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peranan yang penting bagi perekonomian Indonesia.

Dengan jumlah yang mencapai 64 juta, kelompok usaha tersebut berkontribusi secara signifikan bagi upaya pemulihan ekonomi nasional.

Sejalan dengan itu, muncul Gerakan Sejuta Sertifikasi Halal Gratis Untuk UMKM yang digagas oleh Pemberdayaan Perempuan UMKM Indonesia (PPUMI) dan sangat membutuhkan banyak dukungan dari berbagai pihak.

Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki menyambut baik adanya gerakan sejuta sertifikasi halal bagi UMKM. Sejauh ini, pemerintah bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) telah bersinergi untuk memudahkan UMKM mengakses sertifikasi halal.

"Ke depan, koperasi dan UMKM akan melakukan transformasi dari sektor informal ke formal. Transformasi ini disinergikan salah satunya dengan sertifikasi halal gratis dan kemudahan perizinan," tutur Teten dalam acara High Level Policy Discussion (HLPD) yang digelar secara virtual dan tatap muka, Kamis (28/10/2021).

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto turut menyampaikan apresiasi atas deklarasi gerakan sejuta sertifikasi halal untuk UMKM tersebut. Selain itu, dia juga mengingatkan pentingnya akses digital bagi UMKM.

"Akses digital ini sangat penting bagi UMKM, karena dapat meminimalisir turunnya omset usaha dan memiliki durasi bertahan yang lebih baik", kata Airlangga.

Mendorong Penambahan Nilai

Ketua Umum PPUMI, Munifah Syanwani mengatakan, sertifikasi halal akan mendorong penambahan nilai bagi pelaku usaha UMKM. Sementara bagi konsumen, hal itu dapat memberikan rasa aman dalam mengkonsumsi produk UMKM.

"PPUMI bertugas untuk mengkolaborasikan UMKM. Dari situ kami bergerak untuk bekerja sama dengan Bank Indonesia dan BPJPH mendorong sertifikasi halal bagi UMKM," ujar Munifah.

Menurutnya, acara webinar dan workshop sertifikasi halal telah merangkul sekitar 3 ribu pelaku UMKM. Adapun yang mengikuti acara virtual kali ini tercatat sebanyak 6.445 peserta dengan sebaran di 34 provinsi se-Indonesia.

"PPUMI juga mendukung penuh para perempuan pelaku UMKM melalui rangkaian kolaboratif program dengan instansi atau Kementerian terkait, dalam rangka memperkuat UMKM Indonesia, baik dari sisi pendampingan dan penguatan SDM, kelembagaan, serta standarisasi," jelas Munifah.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Wardjiyo menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan UMKM di Indonesia. Seperti lewat pemberian fasilitasi sertifikasi halal agar sektor tersebut dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Pertama dengan berjamaah atau dengan membuat kelompok usaha atau klaster usaha. Kedua, pendampingan usaha agar produknya berkualitas bagus dan berdaya saing. Ketiga, memberikan akses kepada UMKM, dan saat ini paling utama melalui digitalisasi," kata Perry.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel