Gerindra Dukung Keputusan Jokowi Pilih Andika Perkasa Jadi Calon Panglima TNI

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan pihaknya menhormati keputusan Presiden Joko Widodo menunjuk Jenderal Andika Perkasa sebagai calon Panglima TNI.

"Partai Gerindra pada prinsipnya juga menghormati apa yang diajukan oleh Presiden nama calon panglima TNI tersebut . Partai Gerindra akan menjunjung tinggi apa yang sudah diajukan oleh Presiden Joko Widodo itu, sehingga kita enggak ada masalah,” kata Muzani pada wartawan, Rabu (3/11/2021).

Terkait urutan Matra di mana menurut urutan calon panglima TNI berasal dari Matra laut, Muzani berpendapat bahwa hal itu sepenuhnya hak presiden.

"Tentang pergerseran dari matra darat, laut atau udara, itu sekali lagi sepenuhnya menjadi kewenangan presiden untuk mempergilirkan atau presiden punya pikiran yang lain. Tapi pada prinsipnya presiden memiliki kewenangan untuk menunjuk siapa pun dari matra manapun untuk menjadi calon panglima TNI,” kata dia.

Muzani memastikan perwakilan Gerindra di Komisi I akan mendukung Jenderal Andika dalam fit and proper test calon panglima.

"Kami sangat menjunjung tinggi termasuk nanti sikap kami di Komisi I pun akan melakukan hal yang sama. Yakni, menghormati menjunjung tinggi, dan apa yang menjadi keputusan presiden kita ikuti,” pungkas Muzani.

Pilihan Presiden Jokowi

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa memberi keterangan pers terkait taruna Akademi Militer (Akmil) Enzo Zenz Allie di Mabes AD, Jakarta, Selasa (13/8/2019). Menurut Andika, Enzo berpegang teguh kepada Pancasila. (Liputan6 com/Angga Yuniar)
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa memberi keterangan pers terkait taruna Akademi Militer (Akmil) Enzo Zenz Allie di Mabes AD, Jakarta, Selasa (13/8/2019). Menurut Andika, Enzo berpegang teguh kepada Pancasila. (Liputan6 com/Angga Yuniar)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Andika Perkasa menjadi calon panglima TNI.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menyatakan Panglima TNI saat ini Marsekal Hadi Tjahjanto berasal dari Angkatan Udara.

Oleh karena itu, pilihan calon panglima TNI berikutnya antara Matra Angkatan Darat (AD) dan Angkatan Laut. Akhirnya Jokowi memutuskan menunjuk calon panglima TNI berasal dari Matra AD.

"Kepala stafnya kan sekarang ini kan TNI AU sudah panglima, jadi pilihannya Angkatan Darat dan Angkatan Laut, pak presiden sudah memilih Angkatan Darat," kata Pratikno di DPR RI, Rabu (3/11/2021).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel