Gerindra Kembali Gaet Anak Muda: Pemikiran Kritisnya Perlu Bangkit

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Ketua DPP Partai Gerindra Vasco Ruseimy mengajak seluruh generasi muda untuk membangun bangsa Indonesia lewat berbagai pemikiran kritis.

Adapun ini disampaikan dalam diskusi gerakan sayap Gerindra, Tunas Indonesia Raya, Sabtu (3/7/2021).

Menurut dia, upaya tersebut bisa melalui berbagai cara, termasuk lewat gerakan kepemudaan hingga masuk ke politik dan pemerintahan.

"Kalau kita pelajari dari sejarahnya, gerakan pemuda Indonesia, mau mahasiswa dan lain-lain, itu selalu biasanya bergerak dari pandangan di luar kekuasaan," tutur Vasco dalam keterangan tertulis.

Menurut dia, Gerindra melihat generasi muda adalah aset penting bagi kemajuan bangsa. Sebab, di masa yang akan datang mereka pun memiliki andil dalam setiap perubahan dalam politik dan pemerintahan.

"Timbulkan terus nilai-nilai kritis kalian, timbulkan terus, bangkitkan terus gaya pemikiran yang lebih kritis, intinya digali kritisnya, agar Indonesia bisa terus menjadi lebih lebih menarik," jelas Vasco.

Jalan Politik

Ketua Umum Tunas Indonesia Raya, Aryo Djojohadikusumo menambahkan, generasi muda tidak perlu memikirkan berapa banyak uang yang mesti dihabiskan, jika nantinya mengambil jalan politik untuk membangun bangsa.

"Uang itu enggak ada korelasi antara berapa uang habis dengan apakah duduk di DPR atau tidak. Mau habis banyak kalau karena memang bukan jalannya juga enggak terpilih," kata Aryo.

Menurutnya, anak muda dapat memanfaatkan fasilitas teknologi masa kini yakni media sosial. Karena tidak dipungkiri bahwa popularitas menjadi salah satu faktor yang mempermudah seseorang terjun ke dunia politik.

"Yang bahkan saya kasih contoh, Pak Prabowo Subianto yang muncul di Deddy Corbuzier saja jumlah penontonnya jauh lebih besar saat beliau muncul di TV," Aryo menandaskan.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel