Gerindra: Kontribusi Caleg Capai Rp300 Juta per Orang

Semarang (ANTARA) - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengakui kontribusi setiap calon anggota legislatif partai itu maksimal mencapai sekitar Rp300 juta per orang untuk dana gotong royong.

"Pemilu memang mahal, makanya Gerindra akan meminta kontribusi dari masing-masing caleg untuk dana gotong royong. Besarannya bervariasi, maksimal mungkin Rp300 juta," katanya di Semarang, Rabu.

Hal itu diungkapkan Fadli usai diskusi dan bedah bukunya yang berjudul "Hari Terakhir Kartosoewirjo: 81 Foto Eksekusi Iman DI/TII" yang berlangsung di Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang.

Kontribusi caleg dalam dana gotong royong itu bukan untuk partai, kata dia, melainkan akan dikembalikan kepada para caleg untuk membiayai kampanyenya, mulai atribut parpol hingga saksi dalam Pemilu 2014.

"Kan bisa dihitung dalam satu daerah pemilihan, ada berapa tempat pemungutan suara (TPS), berapa saksinya. Kalau misalnya ada 7.000 TPS, masing-masing dua saksi. Berarti ada 14.000 saksi," katanya.

Menurut dia, biaya transportasi setiap saksi itu perlu dihitung, belum termasuk pelatihan yang harus diberikan untuk saksi itu sehingga parpol memang sangat memerlukan kontribusi dari masing-masing calegnya.

"Kami tidak mau biaya yang dibutuhkan itu partai ditanggung satu orang sebab nanti jadi utang budi. Jika seperti itu, nanti dikembalikan dalam bentuk proyek-proyek dan sebagai. Kan korupsi," katanya.

Meski demikian, dia memastikan bahwa Gerindra tetap melihat kompetensi dan kemampuan setiap caleg yang bersangkutan, termasuk kemampuan finansialnya, sehingga menerapkan sistem subsidi silang antarcaleg.

"Kontribusi setiap caleg maksimal mungkin Rp300 juta. Itu untuk caleg DPR RI. Namun, bisa dicicil juga, misalnya, 10 kali atau lima kali. Kami tetap melihat kondisi finansial masing-masing caleg," katanya.

Apalagi, kata dia, jika ternyata ada tokoh-tokoh yang dinilai sangat mampu maju sebagai caleg Gerindra namun yang bersangkutan tidak punya dana, pasti akan dibantu melalui sistem subsidi silang.

Fadli menyebutkan, saat ini, Gerindra telah mengajukan 560 nama dalam daftar calon sementara (DCS) caleg setelah melalui proses seleksi dan "assessment" oleh 10 tim terhadap sekitar 3.000 orang pendaftar.

"Dari 560 nama DCS itu, mulai aktivis, buruh, petani, nelayan, atlet, artis, hingga pedagang warteg ada. Semua terwakili, termasuk dua mantan menteri, yakni Freddy Numberi dan Taufiq Effendi," katanya.(ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.