Gerombolan Remaja Bercelurit Serang Buruh Pabrik di Tangerang, Korban Dilarikan ke RS

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang buruh pabrik di Kota Tangerang, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit, setelah menjadi korban penganiayaan kelompok remaja bersenjata celurit. Aksi remaja ini terjadi di kawasan Batu Ceper, saat buruh sedang beristirahat.

Peristiwa sadis oleh kelompok remaja itu pun terekam kamera pengawas CCTV (Closed Circuit Television). Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, mengaku tengah menyelidiki dugaan pidana kekerasan tersebut.

Dia juga belum dapat memberikan keterangan lebih detil terkait peristiwa itu. "Masih lidik yah," ungkap Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol, Zain Dwi Nugroho, dikonfirmasi, Minggu (24/7).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, aksi kekerasan itu dialami buruh PT Lotus, yang berada di Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.

Dalam video yang viral, aksi pengejaran dan penyerangan oleh kelompok pelaku terhadap dua orang buruh PT Lotus, hingga berakhir ke gerbang pabrik. Kedua buruh tersebut langsung masuk mengamankan diri ke dalam pabrik.

Is, saksi mata yang menyaksikan peristiwa brutal itu menerangkan kelompok remaja tersebut sudah mondar-mandir di depan pabrik.

"Ya awalnya kayaknya orang itu udah lewat, ngeliat anak-anak nongkrong dia balik lagi. Begitu balik lagi langsung nyerang," terang Is, Minggu (24/7).

Sepengelihatannya, ada 12 orang remaja yang melakukan penyerangan terhadap dua buruh pabrik itu. Umumnya kelompok remaja itu, datang mengendarai sepeda motor dan membawa senjata tajam jenis celurit.

Dari peristiwa penyerangan itu, seorang buruh, kata Is juga mengalami luka di bagian perut hingga mendapat delapan jahitan. "Pake celurit, ada korban juga perutnya kena celurit dia kabur dan terjatuh. Kemudian handphonenya diambil," kata Is.

Menurut dia, aksi kekerasan itu juga terjadi pada saat jam istirahat berlangsung. Kedua korban diketahuinya merupakan buruh pada jam kerja malam.

"Lagi jam istirahat. udah dilaporkan ke Babinsa dan Binmas," ungkapnya. [tin]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel