Gianluigi Buffon Akan Kembali Merumput, Juventus Berharap pada Marko Pjaca

Bola.com, Turin - Jelang laga menghadapi Udinese, Juventus mungkin akan memainkan kiper Gianluigi Buffon. Pelatih Maurizio Sarri juga berharap banyak pada gelandang Marco Pjaca saat bertanding dalam lanjutan Coppa Italia, Kamis (16/1/2020) dinihari nanti.

Sarri sedang dipusingkan dengan cedera yang menimpa sejumlah pemain intinya. Merih Demiral misalnya, dipastikan absen panjang hingga akhir musim.

Posisi bek otomatis jadi pertimbangan utama Sarri kala memilih pemain kontra Udinese. Pelatih kepala Juventus itu berencana melakukan rotasi pemain, di antaranya dengan memainkan Emre Can sebagai bek tengah.

Oleh karena itu, Pjaca yang berposisi sebagai gelandang bakal mengisi pos yang biasa ditempati Emre. Sarri berharap pemain asal Kroasia itu bisa menjalankan instruksi dengan baik.

"Saya lihat De Ligt terus membaik. Rugani juga siap tampil, ia adalah pemain penting buat Juventus. Sektor gelandang juga fokus kami. Emre Can dan Marko Pjaca akan jadi tumpuan," kata Sarri.

"Skema empat bek mengharuskan saya melakukan perubahan. Emre biasa menjadi poros saat membela Timnas Turki dengan formasi tiga bek. Saya mungkin akan mencoba memainkan Emre di posisi bek tengah," sambungnya.

Selain itu, Sarri juga mengindikasikan bakal menurunkan Gianluigi Buffon sebagai penjaga gawang menggantikan Wojciech Szczęsny. Mengenai Pjaca, ada tugas yang harus dia kerjakan dengan baik.

"Pjaca, dia pemain bagus, tapi saya mau lihat dia sering maju ke depan, dia harus lebih berani. Buffon mungkin akan saya mainkan," katanya lagi memungkasi.

Hubungan Sarri dengan Dybala

Pelatih Juventus, Maurizio Sarri memberi semangat pemainnya saat bertanding melawan Atletico Madrid pada pertandingan Grup D Liga Champions di stadion Allianz di Turin, Italia (26/11/2019). Juventus menang tipis atas Atletico Madrid 1-0. (AP Photo/Antonio Calanni)

Maurizio Sarri menandaskan bahwa sesuatu yang terjadi antara dirinya dengan Paulo Dybala tak perlu dibesar-besarkan. Menurutnya, adu argumen adalah hal yang biasa.

Pernyataannya menandakan bahwa memang sempat terjadi friksi ketika Sarri menarik Dybala keluar pada laga kontra AS Roma. Namun, itu bukan masalah besar.

"Saya berbicara dengan Dybala setiap hari, dia anak yang menyenangkan. Dia cuma bertanya kepada saya kenapa saya menariknya keluar. Itu normal dan bukan hal buruk," kata Sarri.

"Dalam konteks pekerjaan, adu argumen adalah perkara biasa," katanya lagi.

 

 

Sumber: Football Italia