Gibran apresiasi manajemen dan pelatih bawa Persis naik ke Liga 1

·Bacaan 2 menit

Wali Kota Surakarta mengapresiasi tim manajemen dan pelatih Persis Solo yang berhasil merebut juara Liga 2 Indonesia musim 2021 dan berhak naik kasta ke kompetisi Liga 1 Indonesia 2022.

"Kami mengapresiasi pemain dan manajemen tim Persis Solo yang berhasil merebut juara Liga 2 Indonesia," kata Gibran saat acara penyerahan Piala Juara Liga 2 Indonesia 2021 di Rumdis Wali Kota Loji Gandrong Solo, Sabtu.

Gibran mengatakan tim Persis Solo yang diperkuat berbagai pemain baik yang berasal dari luar negri, luar daerah maupun lokal Solo Raya tersebut semuanya dianggap sebagai keluarga Solo.

Baca juga: Persis Solo juarai Liga 2 seusai tekuk Rans Cilegon FC di partai final

Mengenai persiapan Persis yang naik kasta ke Liga 1 Indonesia, Pemkot Solo nanti akan bicarakan lebih lanjut dengan manajemen tim masalah venue dan home base serta lainnya, katanya.

"Persis Solo home base tetap di Stadion Manahan Solo, jangan khawatir. Nanti dapat dibicarakan dengan pihak manajemen Persis Solo sebelum mulai kompetisi Liga 1 mendatang," kata Gibran.

Soal penyiapan empat pemain asing untuk tim Persis Solo, kata Gibran, hal tersebut bisa ditanyakan kepada manajemen Persis dan tim pelatih yang mempersiapkan soal materi pemain asing untuk memperkuat tim..

"Persis jelang naik ke Liga 1 Indonesia tentunya membutuhkan upaya yang lebih besar. Otomatis membutuhkan tambahan pemain-pemain yang berkualitas kompetisi kasta tertinggi di Indonesia," kata Gibran.

Baca juga: Eko Purdjianto syukuri keberhasilan Persis juarai Liga 2 musim ini

Sementara itu, Manager Persis Solo Jacksen F. Tiago mengatakan keberhasilan Persis Solo menjadi juara Liga 2 merupakan hasil kerja keras bersama manajemen, tim pelatih dan pemainnya. Artinya, keberhasilan ini, menunjukkan kalau bersatu pasti akan lebih kuat.

Menurut Jacksen yang juga mantan pelatih Jayapura itu, kerja sama tim pelatih dan pemain untuk meningkatkan potensi yang sebenarnya sudah ada di Tim Persis Solo. Kerja sama tim pelatih saling membantu, membuat suatu kekuatan yang cukup baik dan berturut-turut meraih kemenangan dan berhasil menjadi juara Liga 2 musim ini.

"Hal ini, tidak lepasdari kerja sama tim pelatih dalam meramu beberapa komposisi perubahan pada waktu yang tepat. Kami ubah komposisi pemain silih berganti agar timnya semakin kuat pada setiap pertandingan. Respon pemain juga sangat luar biasa," kata Jacksen.

Menurut Jacksen keberhasilan Persis Solo menjadi juara tidak lepas dari pemilik, manajemen, staf, tim pelatih, pemain, dan suporter sehingga tim sukses mencapai target lolos ke Liga 1 Indonesia.

Baca juga: Tim Persis serahkan piala Liga 2 ke Pemkot Surakarta

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel