Gibran Bantah Skandal Bansos hingga Modus Calo Rapid Test

Fikri Halim
·Bacaan 3 menit

VIVA – Berita tentang bantahan putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka jadi yang terpopuler di kanal News VIVA.co.id sepanjang Senin, 21 Desember 2020. Wali Kota Solo terpilih di Pilkada 2020 itu membantah terlibat dalam skandal korupsi bantuan sosial (bansos) seperti laporan investigasi majalah Tempo.

Gibran bahkan meminta pers untuk mengkroscek ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta perusahaan yang memproduksi goddie bag, PT Sritex. Sritex pun, katanya, sudah memberikan klarifikasi yang pada intinya sudah menepis kabar yang ditulis Tempo.

Dia menegaskan tak pernah terlibat dalam proyek tersebut. "Kalau mau korupsi kok baru sekarang, enggak dulu-dulu. Saya enggak pernah seperti itu. Kalau ingin proyek yang lebih gede, PLN, Pertamina, jalan tol, itu nilainya triliunan. Saya enggak pernah seperti itu, apalagi ikut campur seperti itu,” ujar Gibran.

Berita terpopuler kedua adalah soal Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K Harman yang meminta KPK untuk menelusuri kebenaran informasi itu. Menurutnya, cerita dana bansos dipakai untuk sukseskan paslon partai tertentu di pilkada lalu sangat kencang di kampungnya, NTT.

Pada posisi ketiga, ditempati oleh berita DPP FPI yang mengirimkan surat edaran ke seluruh anggotanya di Indonesia. Dalam surat edaran yang ditandatangani Ketua Umum DPP FPI, Ahmad Shabri Lubis, dan Sekretaris Umum DPP FPI Munarman, menginstruksikan kepada seluruh anggotanya di Tanah Air untuk selalu waspada serta menghindari segala ajakan untuk melakukan berbagai tindak kekerasan apalagi tindak terorisme.

Selain tiga berita itu, dua berita lainnya adalah soal sindiran Fahri Hamzah kepada kapolda Metro Jaya dan pangdam Jaya. Lalu, berita terkait modus operandi calo hasil rapid test di Stasiun Senen.

Berikut 5 berita terpopuler di kanal News VIVA.co.id sepanjang Senin, 21 Desember 2020 yang dirangkum dalam round up:

1. Bantahan Gibran Terkait Skandal Bansos: Proyek yang Lebih Gede PLN

Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, membantah tudingan sejumlah kalangan bahwa dia terlibat dalam skandal korupsi bantuan sosial (bansos). Dalam laporan investigasi majalah Tempo, Gibran disebut merekomendasikan PT Sritex untuk pengadaan kantong sembako bansos.

“Itu enggak benar. Saya itu tidak pernah merekomendasikan atau memerintah atau ikut campur dalam urusan bansos ini. Apalagi merekomendasikan goddie bag, enggak pernah seperti itu. Itu berita yang tidak benar,” kata Gibran saat ditemui usai blusukan di Banyuagung, Banjarsari, Solo, Senin, 21 Desember 2020.

Baca selengkapnya di sini

2. Elite Demokrat Ingin Lihat Putra Kandung Jokowi Diperiksa KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi sudah menetapkan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara sebagai tersangka kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat terdampak pandemi COVID-19. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K Harman meminta lembaga antirasuah itu menyelidiki aliran dana bansos dalam pilkada serentak pada 9 Desember 2020.

Baca selengkapnya di sini

3. DPP FPI Kirim Surat Edaran ke Seluruh Anggota di Indonesia, Ini Isinya

Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (FPI) menginstruksikan kepada seluruh anggotanya di Tanah Air untuk selalu waspada serta menghindari segala ajakan untuk melakukan berbagai tindak kekerasan apalagi tindak terorisme.

Dalam surat edaran yang ditandatangani Ketua Umum DPP FPI, Ahmad Shabri Lubis, dan Sekretaris Umum DPP FPI Munarman, seluruh anggota FPI juga diminta untuk selalu waspada akan gerakan memfitnah. Mereka juga diminta waspada akan gerakan menteroriskan FPI.

Baca selengkapnya di sini

4. Fahri Sindir Kapolda dan Pangdam: Tone-nya Masih Belagu

Video singkat pernyataan mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne muncul kembali. Video berdurasi satu menit tersebut memuat pernyataan Fahri tentang sosok pejabat negara hingga saat ini masih menantang dan adu gagah-gagahan menangani kasus Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab dan penembakan enam laskar FPI di tol Karawang awal Desember 2020.

Pertama, Fahri menyindir Menkopolhukam Mahfud MD. Sindirannya mengenai kepulangan Habib Rizieq yang disambut ribuan jemaah di Bandara Soekarno-Hatta pada 10 November 2020. Fahri menyebut jika Mahfud menganggap tidak akan banyak massa yang hadir. Faktanya, banyak.

Baca selengkapnya di sini

5. Begini Modus Operandi Calo Hasil Rapid Test di Stasiun Senen

Polres Metro Jakarta Pusat mengamankan tiga orang terduga calo hasil rapid test yang sering beraksi di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. Ketiga orang disebut memanfaatkan panjangnya antrean tes cepat yang ada di stasiun untuk melakukan aksinya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto mengatakan, ketiga calo ini biasanya mencari celah kepada para calon penumpang yang tidak sabar saat mengantre. Saat menemukan calon penumpang tersebut, ketiganya langsung menawarkan jasa rapid test tanpa antre seperti di stasiun.

Baca selengkapnya di sini