Gibran Diminta Tiru Sumur Resapan DKI: Mengko Waelah, Belum Butuh Kalau Solo

Merdeka.com - Merdeka.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mendapat banyak masukan dari warganet terkait pembangunan di wilayahnya. Terbaru melalui akun Twitter @gibran_tweet ia menanggapi cuitan yang juga ditujukan kepadanya.

Dia menjawab akun bernama @mas_taqien yang menuliskan jawaban untuk akun lainnya @Thena_Canya. Cuitan tersebut berbunyi :

"Jika utk kebaikan semua mengapa tidak, bahkan @gibran_tweet pun tdk keberatan utk meniru ide sumur resapan DKI utk mengatasi banjir di Solo. tp yg terpenting dr semua itu adl bagaimana agar warga Solo mendapatkan yg terbaik, tdk memandang dr siapa ide itu muncul."

Cuitan yang diunggah 8 September yang menyinggung dirinya itu pun ditanggapi Gibran melalui akun @gibran_tweet.

"Siap pak. Kami akan meniru semua arahan dari bapak. Mohon maaf saya salah dan siap menerima sanksi," kata Gibran.

Warga Diminta Laporkan Banjir

Menanggapi pernyataan @mas_taqien, ide sumur resapan milik Pemerintah DKI Jakarta yang digagas Gubernur Anies Baswedan belum saatnya diterapkan di Solo. Menurutnya, Solo belum butuh sumur resapan untuk mengatasi banjir.

"Wis mengko wae lah, belum butuh kalau Solo," ujar Gibran, Jumat (9/9).

"Tapi nek ono sing banjir banjir genangan laporke aku wae ya," imbuhnya menegaskan.

Gibran mengatakan saat ini segala bentuk keluhan maupun laporan warga dilakukan melalui satu pintu, yakni ULAS (unit layanan aduan Surakarta). Laporan atau keluhan bisa dilakukan melalui media sosial, Twitter, Instagram maupun WhatsApp. Semua keluhan maupun laporan yang masuk akan ditampung dan ditindaklanjuti.

"Ya ULAS itu, yang masuk Twitter, Instagram, Facebook, Tiktok, pesannya ditampung semua. Yang di WA juga," katanya.

"Meskipun beda platform tapi nanti akhire datanya ketarik semua kok jadi aman," pungkasnya. [yan]