Gibran Karantina 12 Pemudik Nekat di Solo Techno Park

·Bacaan 1 menit

VIVA - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyebutkan sebanyak 12 pemudik telah dikarantina di Solo Techno Park (STP). Pemudik yang menjalani karantina itu merupakan pemudik yang tetap nekat pulang ke kampung halamannya jelang Hari Raya Idul Fitri 2021.

“12 pemudik yang dikarantina itu merupakan kiriman-kiriman dari Satgas Jogo Tonggo,” kata dia saat ditemui wartawan di sela-sela memantau penyekatan di pos pengamanan Faroka, Solo, Selasa, 11 Mei 2021.

Menurut putra sulung Presiden Jokowi itu, para pemudik yang menjalani karantina telah menjalani uji swab antigen setibanya di Solo Techno Park. Dari 12 pemudik itu ternyata ada yang uji swab-nya menunjukkan hasil terkonfirmasi positif COVID-19.

“Ada dua yang yang positif (COVID-19) dari 12 pemudik yang dikarantina. Pemudik yang positif COVID-19 itu berasal dari Tangerang,” ujar dia.

Baca juga: Jelang Larangan Mudik, Petugas Gabungan Razia Travel Gelap di Semarang

Kini, lanjut Gibran, pemudik yang terpapar COVID-19 itu telah dikirim ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan secara medis.

“Pemudik yang positif telah dikirim ke Rumah Sakit Bung Karno,” katanya.

Sementara itu, ketika disinggung mengenai asal para pemudk yang menjalani karantina di Solo Techno Park, Gibran mengungkapkan mereka berasal dari berbagai kota. Meskipun berhasil tiba di Kota Solo, namun keberadaan mereka tetap terpantau oleh Satgas Jogo Tonggo yang siaga hingga tingkat RT.

“Para pemudik yang dikarantina itu kebanyakan dari Jakarta. Mereka berhasil lolos penyekatan tapi di Jogo Tonggo pasti ketahuan dan pasti kami langsung jemput untuk dibawa ke Solo Techno Park,” ujarnya.