Gibran Kembali Izinkan Car Free Day Setelah Dua Tahun Vakum

Merdeka.com - Merdeka.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka bakal membuka kembali Solo Car Free Day (CFD) hari Minggu (15/5) mendatang. Setelah 2 tahun vakum akibat pandemi Covid-19, aktivitas olahraga, perdagangan dan lainnya itu bakal kembali digelar di Jalan Slamet Riyadi, saat pagi hari.

"Sudah ada CFD, seperti biasa aja olahraga dan makan seperti biasa ya pokoknya," katanya di Solo, Selasa (10/5).

Kasus peningkatan Covid-19 di Kota Solo yang cenderung landai menjadi salah satu pertimbangan pembukaan kembali CFD. Kendati demikian, pihaknya memberlakukan sejumlah pembatasan, agar tak menimbulkan penularan Covid-19. Salah satunya adalah pemberlakuan zonasi pedagang.

"Kita lakukan zonasi untuk para pedagang biar tidak memenuhi jalur lambat atau citywalk. Citywalk fungsinya untuk jalan kaki, jadi tidak boleh untuk jualan makanan," terangnya.

Untuk pedagang yang biasanya berjualan di area sepanjang citywalk, dikatakan Gibran, mulai hari Minggu nanti akan di arahkan ke beberapa titik yang telah disediakan oleh Pemerintah Kota Solo

"Untuk yang jualan makanan nanti kita arahkan masuk ke parkiran Lojigandrung. Ke parkiran Bank Jateng, atau masuk ke parkiran Graha Wisata. Jadi pedagang tidak mengotori jalanan, kan tau sendiri habis selesai car free day sampahnya dimana mana sampai ke jalan jalan. Ini mau kita tata konsepnya hampir sama, tapi yang pedagang kita tata di titik titik lokasi tertentu," terang putra sulung Presiden Jokowi.

Dengan pemberlakuan zonasi ini diharapkan seluruh pedagang dapat tertampung. Ia memperkirakan, ada sekitar 2.000 pedagang di sepanjang lokasi CFD. Baik itu pedagang makanan, souvenir, maupun anak-anak. Ke depan, dia menginginkan agar CFD lebih tertata rapi.

"Saya tau ada yang tidak semua pengen olahraga ada yang pengen cari sarapan juga tapi tempatnya harus rapi," tutupnya. [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel