Gibran Pamer Hasil Penataan Kawasan Kumuh ke Menteri PUPR: Turun Banyak Sekali

Merdeka.com - Merdeka.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka bertandang ke Jakarta menemui Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Di depan Basuki, putra sulung Presiden Jokowi itu pamer kawasan kumuh kota yang turun signifikan.

Gibran mempresentasikan dua kawasan yang menjadi percontohan penataan kawasan kumuh di Solo yakni Kelurahan Mojo dan Semanggi, Kecamatan Pasarkliwon.

"Saya kemarin di hadapan pak Menteri PUP hanya mempresentasikan saja. Penataan dua kawasan kumuh, yakni di Kelurahan Mojo dan Semanggi," ujar Gibran saat ditemui di Balai Kota Solo, Kamis (27/10).

Kota lain di Kalimantan juga mempresentasikan penataan kawasan kumuh ke Kementerian PUPR. Mereka fokus pada penataan kawasan kumuh untuk pinggiran sungai.

Untuk Kota Solo sendiri, dia bertekad kawasan kumuh benar-benar nol persen. Gibran juga mengklaim, sejak menjabat tahun 2021 lalu, penurunan kawasan kumuh turun secara signifikan.

"Nek saiki penurunannya wes akeh banget (sekarang penurunannya sudah banyak sekali). Ini tinggal sisa-sisa," katanya.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman mencatat sejak 2020 kawasan kumuh seluas 135,54 hektar turun menjadi 103,48 hektar. Di tahun 2021 tercatat sebanyak 16,59 hektar luasan kumuh tertangani. Lalu di tahun 2022 sebanyak 15,47 hektar tertangani.

"Kita pengin mengenolkan semua. Kita akan terus melakukan berbagai upaya agar kawasan kumuh bisa sampai nol," tandasnya.

Atas prestasinya ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjadikan Solo percontohan penataan kawasan kumuh di tanah air.

"Ini semua bisa terwujud berkat kerja sama dari berbagai pihak. Mulai dari pemerintah pusat, daerah, dan swasta," pungkasnya. [ray]