Gigit Tangan Pelaku, Siswi SMP Berhasil Lolos dari Upaya Pemerkosaan

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang siswi SMP, VQ (13), nyaris menjadi korban perkosaan yang dilakukan tukang bangunan yang baru bekerja di rumahnya, RB (27). Pelaku ditangkap polisi tak lama usai dilaporkan.

Peristiwa itu terjadi di rumah korban di sebuah kompleks perumahan di Kecamatan Kalidoni, Palembang, Kamis (12/5) pagi. Pelaku yang datang lebih dulu melihat korban tiduran sendirian di ruang tamu.

Lantas, pelaku menarik dan membekap korban, lalu membawanya ke kamar. Saat hendak diperkosa, korban menggigit tangan pelaku dan berhasil menyelamatkan diri.

Warga yang mendengar teriakan korban datang berkerumunan. Namun pelaku lebih dulu melarikan diri sehingga gagal ditangkap saat itu dan baru diamankan sehari kemudian.

Tersangka RB mengaku tindakan jahatnya muncul tiba-tiba begitu melihat korban tiduran. Dia bekerja di rumah itu baru dua hari dan kenal dengan orangtua korban atau pemilik rumah.

"Saya datang pagi-pagi dan lihat dia (korban) tidur sendirian, tidak ada orang lain. Muncul niat jahat, saya khilaf," ungkap tersangka RB di Mapolrestabes Palembang, Jumat (13/5).

Kasatreskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi mengatakan, tersangka diamankan dari penyelidikan atas laporan korban. Dia dijerat Pasal 82 Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pergantian UU Nomor 01 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 285 KUHP dan Pasal 53 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar.

"Tersangka mengakui perbuatannya, dia mengaku khilaf tetapi tetap dikenakan sanksi pidana," tegas Tri. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel