Gila, Pasukan Azerbaijan Habisi Pasukan Armenia dengan Cara Sadis

Radhitya Andriansyah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Situasi di Nagorno-Karabakh (Artsakh) semakin mengerikan, menyusul pertempuran antara pasukan Angkatan Bersenjata Armenia dan Azerbaijan di wilayah tersebut. Kementerian Pertahanan Azerbaijan kembali merilis video serangan roket berskala besar ke basis pasukan Armenia.

Dalam video yang terpantau oleh VIVA Militer dalam akun Instagram resmi Kementerian Pertahanan Azerbaijan, tampak sejumlah roket diluncurkan dan diarahkan ke titik-titik pertahanan pasukan Armenia. Tak hanya ke arah pasukan Armenia, roket-roket Azerbaijan juga menyasar Pasukan Pertahanan Artsakh yang memberontak.

"Serangan roket dan artileri melawan posisi musuh," bunyi keterangan Kementerian Pertahanan Azerbaijan di Instagram.

Tak hanya itu, otoritas pertahanan Azerbaijan itu juga mengklaim telah berhasil menghancurkan kendaraan sistem peluncur multi-roket BM-21 Grad, milik Angkatan Bersenjata Armenia. Azerabaijan meyakini, senjata ini lah yang digunakan untuk melancarkan serangan ke Ganja dan Mingchevir.

Kemudian satu jenis senjata lainnya yang berhasil dihancurkan pasukan Azerbaijan adalah sistem rudal permukaan-ke-udara, Tor M2KM, juga jadi sasaran penghancuran. Senjata andalan pasukan Armenia ini hancur dalam pertempuran di wilayah Fizuli dan Jabrayil.

"Sistem peluncur multi-roket BM-21 musuh telah dihancurkan. Selama pertempuran di front terdepan Aghdere-Aghdam, satu sistem peluncur multi-roket (MLRS) BM-21 'Grad' dari Angkatan Bersenjata Armenia, yang menembaki posisi unit kami, dihancurkan," Kementerian Pertahanan Azerbaijan melanjutkan.

VIVA Militer: Roket Angkatan Bersenjata Armenia
VIVA Militer: Roket Angkatan Bersenjata Armenia

"Selama pertempuran langsung selama dua hari, tiga Tor-M2KM permukaan-ke-udara milik Angkatan Bersenjata Armenia dihancurkan dengan serangan yang presisi," bunyi pernyataan lainnya dari Kementerian Pertahanan Azerbaijan.

Pasukan militer Azerbaijan melancarkan serangan balasan, setelah aksi tentara Armenia yang menyerang kembali kota Ganja dan Mingchevir, Sabtu 17 Oktober 2020 dini hari waktu setempat. Pasukan Armenia menembaki kedua kota dengan roket dan rudal. Akibatnya, 10 orang warga sipil tewas dan melukai 40 orang lainnya.