Giliran Adik Indra Kenz Ditahan Usai Diperiksa Kasus Binomo

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Adik Indra Kesuma alias Indra Kenz, Nathania Kesuma, ditahan usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri. Nathania telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan investasi ilegal binary option aplikasi Binomo

"Iya, sudah ditahan," ujar Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan saat dikonfirmasi, Kamis (21/4).

Nathania ditahan untuk 20 hari ke depan atau 10 Mei.

"Penahanan di rutan Bareskrim selama 20 hari ke depan," kata Whisnu.

Sebelum Nathania, lebih dulu Vanessa Khong, dan ayahnya, Rudiyanto Pei ditahan di rutan Bareskrim untuk kasus yang sama. Keduanya juga sudah berstatus tersangka.

Ketiga tersangka dipersangkakan itu melanggar Pasal 5 dan atau pasal 10 Undang-Undang No. 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan pasal 55 ayat 1e KUHP.

Sebagai informasi, Nathania telah ditetapkan sebagai tersangka. Sebab, dia menerima aliran dana dari Indra Kenz sebesar Rp9,4 miliar. Uang itu digunakan untuk membuka akun Indodax yang nantinya akan dioperasionalkan oleh Indra Kenz.

Selain itu, Nathania juga diketahui menandatangani dokumen rumah yang dibeli Indra Kenz. Rumah itu berada di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Sedangkan khusus peran, Vanessa Khong dan Rudiyanto Pei disebut turut diduga menerima dan membantu menyamarkan aliran dana hasil kejahatan.

Sedangkan khusus empat tersangka lainnya, Brian Edgar Nababan (Manager Development Binomo) Wiky Mandara Nurhalim (Admin Indra Kenz), hingga Fakar Suhartami Pratama (Guru Trading Indra Kenz).

Mereka disangkakan Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 27 ayat 2 dan/atau Pasal 45 A ayat (1) jo Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 3, Pasal 5, serta Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 KUHP.

Atas dasar peran untuk Fakar, dia berperan sebagai guru atau mentor dari Indra Kenz. Selain itu, dia juga afiliator Binomo. Kemudian, Brian berperan sebagai Development Manager Binomo. Dia juga yang merekrut Indra Kenz dan Fakar sebagai afiliator.

Sedangkan, Wiky berperan mengelola grup Telegram berbayar Indra Kenz. Di mana, dalam grup itu Indra Kenz mengajarkan cara trading di Binomo untuk meyakinkam membernya.

Sementara, Dirtipideksus Bareskrim Polri telah mencatat hingga ini kerugian dari kasus dugaan investasi ilegal binary option aplikasi Binomo telah mencapai Rp72,13 miliar dari 118 korban.

"Total kerugian dari 118 korban sebanyak Rp 72.138.093.000," kata Kabagpenum Div Humas Polri, Kombes Pol Gatot Repli Handoko saat jumpa pers, dikutip Rabu (20/4). [lia]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel