Giliran Bintang Tinju Ahli Pukulan Kilat Ngoceh soal Gaji Kecil

Satria Permana

VIVA – Bukan cuma petarung di Ultimate Fighting Championship saja yang mengeluh soal bayarannya kecil. Di tinju, bayaran bertarung juga jadi persoalan besar.

Dan, petinju yang mengeluh tak sembarangan. Adalah bintang muda Amerika Serikat, Ryan Garcia, yang mengaku dibayar murah oleh promotor, DAZN.

Garcia mengaku saat ini hanya jadi bahan jualan DAZN. Bisa mendatangkan keuntungan besar, Garcia ternyata hanya mendapatkan bagian kue yang kecil dari DAZN.

Baca juga: Mike Tyson dapat Rp7 Miliar dari Ganja

"Saya tak mendapatkan rasa hormat dari kepentingan bisnis ini. Mereka mempromosikan saya sebagai komoditi utama. Tapi, saya tak merasa lebih dicintai dari klaim yang selalu mereka lontarkan," kata Garcia dilansir Sports Illustrated.

Pemilik pukulan kilat itu mengaku menjadi petinju yang paling banyak mendatangkan pay-per-view bagi DAZN. Bahkan, jumlah klikers alias penontonnya lebih dari bintang sekelas Canelo Alvarez dan Anthony Joshua.

Baca juga: Kentalnya Peran Mafia Wujudkan Duel Maut Tyson Fury Vs Anthony Joshua

"Tapi, di mana penghargaan untuk saya? Padahal, saya petinju paling banyak mendatangkan klik," ujar Garcia.


Sebagai ilustrasi, Garcia cuma ditawarkan bayaran sebesar US$200 ribu atau setara Rp2,83 miliar dari pertarungan perebutan sabuk juara dunia melawan Francisco Fonseca. Menurut Garcia, angka tersebut tak sesuai dengan risiko dan jasanya terhadap DAZN.

"Kenapa DAZN bisa membayar pria yang tak bertarung dengan jumlah yang tinggi? Saya tak minta dibayar sampai US$100 juta. Cuma sodorkan cek yang layak dengan kemampuan dan jasa saya," terang Garcia.