Giliran rombongan CdM dan para-atletik berangkat ke Paralimpiade Tokyo

·Bacaan 2 menit

Satu per satu Kontingen Indonesia bertolak ke Jepang dan hari ini giliran cabang olahraga para-atletik dan tim Chef de Mission (CdM) menuju Paralimpiade Tokyo menggunakan pesawat bernomor penerbangan NH 872, Jumat pagi WIB.

Rombongan besar ini dijadwalkan mendarat di Bandar Udara Haneda International pukul 16.25 waktu setempat.

Kloter kali ini dipimpin COVID-19 Liaison Officer Andar Perdana Widiastono. Selaku pimpinan rombongan, Andar Perdana memberikan dukungan kepada tim agar tetap semangat hingga nanti pulang kembali ke Indonesia dengan hasil yang baik.

"Kita bukan individual jadi harus jaga kekompakan. Pasti ada kebosanan saat terbang tapi kita harus bersabar. Semoga kita pulang bisa membawa sukses bagi negara dan bangsa," kata Andar dalam siaran NPC Indonesia, Jumat.

Baca juga: 95 persen program Paralimpiade Tokyo terdampak lonjakan COVID-19

Tim para-atletik berangkat dari Solo menuju Bandara Soekarno-Hatta Jakarta Kamis pukul 17.00 WIB dengan menggunakan supporting bus dari Juragan99Trans.

Sebelumnya Ketua NPC Indonesia Senny Marbun bersama dua tim supporting dan satu asisten lebih dulu berangkat menggunakan kendaraan pribadi dan kemudian bertolak bersama dengan rombongan yang dipimpin Andar untuk terbang ke Tokyo.

Total kontingen Indonesia yang berangkat hari ini berjumlah 17 orang, termasuk enam atlet dan tiga pelatih.

Senny Marbun dan Deputi CdM Kontingen Naek Parulian Washington juga berangkat dengan kloter yang sama didampingi oleh CLO, dua tim supporting, satu attache dan satu asisten Ketua Umum NPC Indonesia.

Baca juga: Kirab obor Paralimpiade dimulai di Tokyo

Sementara satu atlet para-atletik yang belum berangkat Setiyo Budi Hartanto baru berangkat ke Tokyo pada 23 Agustus 2021.

Berdasarkan jadwal, para-atletik akan berlomba mulai 27 Agustus hingga 4 Septermber.

Bagi para-atletik Indonesia, keberangkatan ke Tokyo kali ini merupakan prestasi membanggakan karena merupakan kali pertama meloloskan tujuh atlet.

Jumlah ini terbesar yang dicatatkan cabang para-atletik sepanjang ikut serta dalam pesta olahraga atlet penyandang disabilitas terbesar di dunia tersebut.

Baca juga: Kaisar Jepang akan hadiri upacara pembukaan Paralimpiade Tokyo

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel