Ginting Akui Banyak Kekurangan Jelang Olimpiade Tokyo

·Bacaan 1 menit

VIVAOlimpiade Tokyo 2020 bakal bergulir. Skuad Garuda terus meningkatkan konsistensi penampilan.

Pesta olahraga empat tahunan yang sempat ditunda selama satu tahun karena pandemi COVID-19 itu, rencana dihelat pada 23 Juli hingga 8 Agustus 2021 mendatang.

Tim bulutangkis Indonesia yang meloloskan tujuh wakil juga sudah bersiap menyambut gelaran tersebut. Persiapan terus dikebut, baik secara teknis yang berkaitan dengan pelatihan atlet maupun nonteknis yang bersifat administratif.

Mereka yang akan berlaga antara lain tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting. Persiapan dilakukan dalam bentuk pertandingan Simulasi Olimpiade Tokyo.

Ginting kalah dari Shesar Hiren Rhustavito dalam laga simulasi, Kamis lalu 17 Juni 2021. Ia kalah lewat rubbergame.

Ginting mengaku, ia masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki jelang Olimpiade.

"Pertandingan berlangsung alot. Di game pertama saya bisa menguasai permainan, di game kedua kami bermain ketat dan Vito selalu unggul dan saya tidak berhasil menyusul. Di gim terakhir saya banyak melakukan kesalahan sendiri hingga Vito mampu menguasai permainan," ujar Ginting dikutip VIVA Bulutangkis dari situs resmi PBSI, Senin 21 Juni 2021.

"Di sisa waktu satu bulan sebelum ke pertandingan Olimpiade, masih banyak yang harus saya perbaiki. Setelah ini evaluasi bersama pelatih apa yang harus difokuskan walau waktunya sudah tidak lama lagi," kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel