Giring Mau PSI Surabaya Perjuangkan Disabilitas Agar Bisa Diberdayakan

Hardani Triyoga, Nur Faishal (Surabaya)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Plt Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha menyapa para penyandang disabilitas di sebuah kedai yang dikelola mereka, Kedaibilitas, di Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Selasa, 23 Februari 2021. Di sana, mantan vokalis band Nidji itu menyemangati para penyandang disabilitas sekaligus mencicipi kuliner.

Tak hanya mencicipi, Giring juga membuat video saat dirinya menyantap kuliner di Kedaibilitas. Video itu akan dijadikan medium promosi kuliner buatan kedai tersebut.

Salah satu makanan yang dicicipi Giring ialah donat bernama Dudu Dunkin. Nama donat tersebut terbilang unik karena menyerupai merek donat terkenal, Dunkin Donat. Padahal, Duduk Dunkin artinya Bukan Dunkin.

Kunjungan itu disebut Giring sebagai bentuk kepedulian PSI kepada para penyandang disabilitas. Ia juga sempat membacakan cerita pendek karya anak disabilitas.

"Kepada teman-teman dan anak-anak di sini, PSI akan berjuang dan semuanya harus berdaya, termasuk oleh Pemkot yang akan dipimpin Eri Cahyadi dan Armudji," ujar Giring.

Dia berharap kaum disabilitas bisa diberdayakan Pemkot Surabaya.

"Bersama saya ada ketua fraksi PSI DPRD Surabaya, saya harap PSI Surabaya memperjuangkan teman-teman disabilitas agar diberdayakan oleh Pemkot Surabaya di bawah kepemimpinan baru Eri-Armuji," katanya.

Di lokasi, Giring juga mengajak para penyandang disabilitas dan warga setempat bernyanyi bersama sambil diiringi musik yang dimainkan pengamen jalanan. Lagu dangdut berjudul 'Bunga' mereka nyanyikan. Di akhir acara, secara simbolis Giring lantas memberikan bantuan sosial dari PSI kepada para penyandang disabilitas.

Pun, Ketua DPD PSI Surabaya, Yusuf Lakaseng, menuturkan, pemberdayaan para penyandang disabilitas sangat penting. Pemkot Surabaya perlu memfasilitasi itu.

"Disabilitas tidak butuh dikasihani, tapi butuh diberdayakan. Terbukti, di Kedaibilitas ini teman-disabilitas bisa bikin donat dan brownis yg enak, juga ada yg bisa menulis novel dengan baik," ujarnya.

Menurut Lakaseng, UMKM adalah soko guru perekonomian Indonesia, termasuk di Surabaya. PSI berharap Pemkot Surabaya fokus memberdayakan para UMKM, termasuk yang dikelola para penyandang disabilitas, sebagai solusi membangkitkan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan pendapat masyarakat setelah babak belur dihantam pandemi COVID-19.

Baca Juga: Kritik Anies, Pasha Sindir Giring PSI: Pernah Kelola Kelurahan?