Global Sukses Solusi Patok Harga IPO Rp 254, Masa Penawaran Mulai 2 September 2021

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Global Sukses Solusi Tbk telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Selasa, 31 Agustus 2021 untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO).

Perseroan melepas sebanyak 196,8 juta saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp 4 per saham. Dengan diperolehnya izin efektif dari OJK tersebut, Perseroan mulai 2-6 September 2021 mulai melakukan penawaran saham perdana dengan harga Rp 254 per saham.

Dengan demikian, Perseroan akan meraih total dana IPO sebesar Rp 49,987 miliar. Selanjutnya, Perseroan akan melakukan penjatahan pada 6 September 2021, dan tanggal distribusi saham secara elektronik pada 7 september.

Kemudian pencatatan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 September 2021. Direktur Utama PT Global Sukses Solusi Tbk, Sony Rachmadi Purnomo menyambut gembira keluarnya ijin efektif dari OJK. Ia bersyukur, bahwa sebentar lagi Perseroannya akan mengukir milestone di tahun 2021 ini, sebagai perusahaan publik.

"Sebentar lagi, kami akan menjadi perusahaan terbuka. Sehingga Kami harus bekerja lebih keras lagi untuk menghasilkan kinerja yang terus bertumbuh dan berkelanjutan demi kepentingan pemegang saham dan stakeholders,” kata dia dalam keterangan yang diperoleh Liputan6.com, Kamis (2/9/2021).

PT Global Sukses Solusi Tbk akan menjual saham sekitar 20,01 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah IPO.

Perseroan juga akan mencatatkan seluruh saham biasa atas nama pemegang saham sebelum penawaran umum perdana saham sejumlah 786.757.875 saham. Sehingga jumlah seluruh saham yang akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah sebesar 983.557.875 saham biasa atas nama atau 100 persen dari modal disetor penuh sesudah penawaran ini.

PT Global Sukses Solusi Tbk memiliki kegiatan usaha utama bergerak di bidang penyedia solusi software Enterprise Resource Planning (ERP) yang terintegrasi, dari proses bisnis hulu ke hilir (integrated end to end user business process) untuk segala bisnis dari skala menengah hingga besar.

Perseroan juga memiliki empat jenis produk yaitu Run System yang merupakan ERP software, Run Market yaitu enterprise intermediary platform, Run iProbe (HR enterprise solution system) dan iKas yaitu point of sales platform.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Dana IPO

Pekerja tengah melintas di layar pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (18/11/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada zona merah pada perdagangan saham awal pekan ini IHSG ditutup melemah 5,72 poin atau 0,09 persen ke posisi 6.122,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja tengah melintas di layar pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (18/11/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada zona merah pada perdagangan saham awal pekan ini IHSG ditutup melemah 5,72 poin atau 0,09 persen ke posisi 6.122,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Dari hasil penghimpunan dana IPO, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi saham, sekitar 74 persen akan digunakan sebagai modal kerja.

Di antaranya untuk pembiayaan proyek baru, biaya overhead dan operasional. Pembiayaan proyek baru tersebut adalah pengadaan- pengadaan ERP dan pekerjaan pekerjaan managed service ERP pada pelanggan pelanggan Perseroan.

Lalu, sekitar 11 persen akan digunakan untuk market acquisition and expansion yang bertujuan untuk memperluas segmen baru melalui pengembangan produk iKas. Yaitu Micro point of Sales, yang ditujukan untuk bisnis UKM dan dapat menghubungkan antara pelanggan ERP ke bisnis UKM.

Serta pengembangan lebih lanjut produk RUN Market, yaitu platform ERP untuk segmen bisnis menengah. Market acquisition and expansion nantinya akan digunakan untuk memperluas pasar pengguna RUN System untuk cakupan industri-industri baru di luar 12 industri yang telah menjadi pengguna RUN System itu sendiri. Sekitar 10 persen akan digunakan untuk riset dan pengembangan.

Sekitar 5 persen akan digunakan untuk belanja modal Perseroan yang meliputi alat kerja dan prasarana. Di antaranya adalah komputer, server, router server, switchhub manageable, server rak 20U, firewall Fortinet, dan kendaraan operasional.

Dalam IPO tersebut, PT Global Sukses Solusi Tbk telah menunjuk BRI Danareksa dan PT Mirae Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi saham perusahaan IT tersebut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel