GMF miliki fasilitas pusat kendali perawatan baru

Subagyo

PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) meresmikan fasilitas pusat kendali perawatan baru atau New Maintenance Control Center (MCC) guna meningkatkan layanan “line maintenance”.

Area MCC yang sebelumnya berada di Hangar 2 GMF, kini berada di Hangar 4 yang merupakan hangar terbesar di dunia untuk pesawat berbadan sedang (narrow body), demi mengoptimalkan kebutuhan fasilitas penunjang tersebut.

Direktur Utama GMF Tazar Marta Kurniawan dalam keterangan tertulis mengungkapkan bahwa pembaharuan fasilitas ini sejalan dengan komitmen Perusahaan untuk semakin mengoptimalkan komitmen layanan customer Total Solution Maintenance, yakni customer yang mempercayakan perawatan pesawatnya secara penuh kepada GMF.

“Dengan semakin meningkatnya jumlah pesawat yang kami rawat, tentunya kami senantiasa memperhatikan segala fasilitas penunjang mampu memberikan pelayanan prima, salah satunya MCC yang menjadi jantung perawatan Line Maintenance” kata Tazar

Adapun fasilitas Maintenance Control Center (MCC) terbaru ini turut dilengkapi dengan pengembangan fitur teknologi digital yang semakin mengoptimalkan layanan perawatan pesawat secara menyeluruh dari aspek ketepatan efektivitas waktu dan biaya, hingga kualitas layanan yang semakin komprehensif.

Saat ini MCC milik GMF telah dilengkapi dengan video conference, di mana melalui teknologi ini memudahkan proses perawatan dalam hal verifikasi temuan khususnya untuk pengerjaan di outstation.

Dengan teknologi video conference, GMF tidak lagi harus mengirimkan SDM “troubleshooter” ke keluar (outstation), sehingga dapat memaksimalkan efisiensi budget dan efektivitas waktu pengerjaan perawatan pesawat secara tepat guna.

Selain itu, melalui fasilitas New MCC ini, GMF juga menghadirkan aplikasi Mobile Tech Log yang memungkinkan teknisi mengakses dan menginput maintenance record dari setiap pesawat secara real-time sehingga dapat meminimalisir kesalahan input data.

MCC merupakan fasilitas penunjang vital bagi lini perawatan ringan pesawat yang beroperasi 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu untuk memastikan bahwa pesawat laik terbang.

Adapun MCC bertugas untuk selalu memonitor kondisi pesawat secara real-time dari sisi teknis, yang nantinya data tersebut direkomendasikan kepada maskapai sebagai referensi rute yang akan diambil.

Ke depannya, dengan fasilitas ini, Tazar optimistis akan dapat mengembangkan sektor line maintenance dengan menambah daftar customer Total Solution Maintenance.

“Dengan lebih dari 1.000 penerbangan yang kami tangani setiap harinya, ada tantangan besar untuk dapat bekerja tanpa cela. Untuk itu kami selalu berinovasi memberikan yang terbaik pada pelanggan kami” jelas Tazar.

Baca juga: GMF tawarkan perawatan pesawat lebih murah dibandingkan MRO asing
Baca juga: GMF mulai garap perawatan pesawat militer
Baca juga: GMF kebanjiran pesanan perawatan pesawat penerbangan hemat India