GMO Payment Service Kini Jadi Lender Institution di Investree

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Fintech lending Investree menyambut penyedia layanan pembayaran asal Jepang, GMO Payment Gateway, sebagai salah satu Lender Institution.

Sejak 2019, Investree dan GMO Payment Service berkomitmen membantu mengurangi kesenjangan kredit UKM dengan memanfaatkan teknologi dan data untuk mempertahankan pertumbuhan UKM.

Investree akan memanfaatkan pendanaan dari GMO Payment Service untuk membiayai lebih banyak UKM Indonesia melalui beragam portofolio pinjaman Investree antara lain Invoice Financing, Buyer Financing, Working Capital Term Loan, dan Online Seller Financing baik dalam skema konvensional maupun syariah.

"Kami sangat senang dan berterima kasih kepada GMO Payment Service karena telah mempercayai kami yang kini perlahan bergeser menjadi solusi digital bagi UKM, bersama-sama mengusahakan akses permodalan menjadi mudah dan cepat dijangkau oleh para pelaku UKM yang menjadi target Investree," ujar Co-Founder & CEO Investree, Adrian Gunadi dalam keterangan tertulis.

Sebelum GMO Payment Gateway, sudah ada beberapa perusahaan internasional lainnya yang bergabung sebagai Lender Institution di fintech lending Investree.

"Kami berharap hal ini bisa semakin menguatkan sokongan pendanaan bagi para UKM sehingga mereka dapat semakin berdaya dan terakselerasi di masa pemulihan pandemi Covid-19 ini, sesuai dengan filosofi kampanye payung ulang tahun kelima kami yaitu Grow Faster," tutur Adrian.

Pernyataan GMO

Sementara itu, Head of Asia Strategic Investment & Lending GMO-PG, Kohei Nakajima, meyakini Investree merupakan mitra yang tepat untuk mendukung pemberdayaan UKM di Indonesia.

"Kami pertama kali bertemu dengan Investree pada 2018 dan kerja sama kami dimulai pada 2019. [...] Kami berharap kontribusi pendanaan dari kami dapat semakin menguatkan UKM Tanah Air di tengah-tengah situasi sulit akibat pandemi Covid-19," tutur Kohei.

Fasilitasi Pinjaman Senilai Rp 7,3 Triliun

Hingga Oktober 2020, Investree mengklaim telah memfasilitasi pinjaman senilai Rp 7,3 triliun kepada 1.429 Borrower dan mencatat sekitar 120 ribu Lender.

Selain menambah deretan kolaborasi strategis dengan rekanan dari berbagai sektor dan industri, Investree juga memperkuat kehadirannya dengan berekspansi ke Thailand dan Filipina pada tahun ini.