GoFood luncurkan fitur "Mode Hemat" dengan opsi gratis ongkir

Layanan pesan-antar makanan GoFood menghadirkan fitur Mode Hemat, yang memiliki opsi gratis ongkos kirim (ongkir).

"Mode Hemat memberikan opsi yang lebih ekonomis bagi pelanggan dalam bentuk bebas ongkir, dengan tambahan waktu pengiriman hingga 15 menit," kata Direktur/Head of Food and Indonesia Sales & Ops PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Catherine Hindra Sutjahyo dalam keterangannya, Jumat.

"Fitur Mode Hemat ini melengkapi fitur Reguler dengan ongkos kirim dan waktu pengantaran yang lebih cepat sehingga pelanggan GoFood dapat memilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan," imbuhnya.

Lebih lanjut, ia melanjutkan, pengantaran pesanan dengan fitur Mode Hemat tetap mengedepankan mutu layanan terbaik khas GoFood.

Mode Hemat bisa diaktivasi untuk setiap pesanan yang dapat ditemukan pada kategori Mode Hemat maupun banner Mode Hemat di homepage GoFood.

Berdasarkan data riset e-conomy SEA 2021, terbatasnya kegiatan fisik di luar selama pandemi berdampak pada meningkatnya penggunaan layanan digital masyarakat Indonesia, hingga rata-rata 3,6 kali lipat.

Fitur Mode Hemat dapat digunakan untuk pesanan dengan jarak 0-3 km. Hanya dengan minimum order senilai Rp20.000, pelanggan dapat langsung menikmati gratis ongkir dengan memilih opsi Mode Hemat yang tersedia di halaman checkout.

Selain keuntungan bagi pelanggan, hadirnya Mode Hemat ini diharapkan dapat turut mendorong potensi permintaan terhadap orderan mitra driver dan juga mitra UMKM kuliner, khususnya UMKM yang berada dalam jarak operasional mode hemat.

Saat ini, fitur Mode Hemat telah diluncurkan dalam fase uji coba di Bandung dan Medan, sebelum diperluas ke kota-kota lainnya.

Per Juli 2022, tahap uji coba tersebut mendapatkan animo positif dari masyarakat yang terlihat dari peningkatan penggunaan fitur hingga lima kali lipat dalam tiga bulan terakhir.


Baca juga: Animal Defenders & Gojek kolaborasi berantas penjualan daging anjing

Baca juga: GoFood dekatkan konsumen dan kuliner nusantara lewat #Rekomendasik+62

Baca juga: Ekonom nilai kenaikan tarif ojol sebaiknya dilakukan secara moderat