Golkar: 14,7 Persen Suara Nasional Cukup Jadi Modal Airlangga Maju di Pilpres 2024

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun mengatakan saat ini partainya sedang mencari tokoh yang bisa disandingkan dengan Airlangga Hartarto yang memiliki daya ikat, serta partainya memiliki daya tarik.

"Yang kita cari itu adalah tokoh yang memiliki daya ikat dan kemudian partai nya memiliki daya tarik. Sehingga mampu memiliki daya angkat," kata Misbakhun di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (2/11/2021).

Dia pun yakin Airlangga pantas untuk maju menjadi calon presiden. Menurutnya, 14,7% suara nasional partai Golkar mampu menjadi modal besar untuk menghadapi Pilpres 2024..

"Pak Airlangga paling pantas jadi capres, Sekarang Pak Airlangga itu model 14,7% suara Golkar itu kan tinggal nyari 6%. Tinggal cari 6%, terus apa masalahnya?," bebernya.

Fokus Sosialisasikan Airlangga

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memberikan sambutan serta pidato politik dalam acara HUT Partai Golkar di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Sabtu (23/10/2021). (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memberikan sambutan serta pidato politik dalam acara HUT Partai Golkar di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Sabtu (23/10/2021). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Dia juga menjelaskan untuk menyusun koalisi saat ini masih dipikirkan.Dengan suara yang dimiliki Airlangga dia yakin partai yang akan diajak koalisi akan menjadi daya ikat.

Misbakhun pun mengatakan, tidak menutup kemungkinan partainya akan berkoalisi dengan sejumlah parpol lain. Walaupun begitu dia mengklaim saat ini partai beringin tersebut sedang mengatur waktu untuk mempromosikan Airlangga kepada rakyat.

"Kita masih mengatur waktu. Kita jelaskan kepada rakyat mengenai prestasi pak Airlangga bagaimana mencapai keberhasilan penanganan pandemi, pemulihan pandemi," pungkasnya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel