Golkar: Jika BBM Naik, Papua Akan Mendapat Berkah  

  • Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNnews.com
    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNNEWS.COM - Sebagian besar uang gaji suami dikelola istri. Sialnya, mayoritas wanita tak punya pengetahuan pengelolaan keuangan yang bagus. …

  • Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    Merdeka.com
    Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    MERDEKA.COM. Menteri BUMN Dahlan Iskan menyayangkan keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menginstruksikan untuk menunda rencana pelepasan saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) untuk kemudian dialihkan ke Bank Mandiri. …

  • Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Antara
    Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Yogyakarta (Antara)- Pemerintahan baru mendatang perlu menaikkan kembali harga bahan bakar minyak bersubsidi secara bertahap untuk mengurangi pembengkaan subsidi bahan bakar itu, kata ekonom Universitas Gadjah Mada Tony Prasetyantono. "Subsidi sulit dihilangkan sama sekali. Yang bisa dilakukan adalah secara bertahap dikurangi," kata Tony di Yogyakarta, Selasa. Ia merekomendasikan kenaikan harga subsidi bahan bakar minyak (BBM) dilakukan dengan menaikkan harga dengan kisaran Rp1.000-Rp1.500 …

TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Partai Golkar, Satya Widya Yudha, mengatakan jika bahan bakar minyak (BBM) naik, idealnya daerah pelosok seperti Papua tidak perlu ikut dinaikkan karena dari dulu di daerah itu sudah Rp 10 ribu per liternya. "Ini salah satu berkah yang mereka terima," ujar dia di acara diskusi yang diadakan Radio Sindo Trijaya di Warung Daun, Jakarta, Sabtu, 15 Juni 2013.

Dia berpendapat, jika membicarakan subsidi harga BBM yang patut kita ajak bicara adalah mereka yang memiliki kendaraan dan mereka yang berada di pelosok. Memang harus ada penghematan di sana-sini. "Untuk kepentingan rakyat juga," kata Satya.

Namun, politikus asal Partai Hanura, Saleh Husin, berpendapat jika BBM memang harus naik dan harus ada kompensasi, sumber pendanaannya jangan menggunakan utang luar negeri. Menurut dia, ini malah akan membuat rakyat makin sengsara di depannya. "Pemerintah yang baru ke depannya pun akan memiliki tanggung jawab besar," ujar dia dalam diskusi yang sama.

Kenaikan BBM ini dilihat Saleh sebagai alat politik pemerintah saja untuk mengambil empati rakyat. Saleh berpendapat, jika memang ingin menaikkan harga BBM, harusnya pemerintah gunakan kesempatan pada 2012 lalu, bukan dalam waktu dekat ini yang bertepatan dengan hari raya dan tahun politik. "Pemerintah setengah-setengah," ucapnya.

Sementara, Maruarar Sirait, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, berpendapat masih ada cara lain untuk menaikkan pendapatan negara tanpa mengurangi subsidi harga BBM, yakni genjot sektor penerimaan pajak dan menaikkan cukai makanan-minuman seperti rokok dan alkohol. "Jika dapat BBM tak perlu naik," ujar dia menanggapi dua pernyataan sebelumnya.

Politikus yang akrab disapa Ara ini menyatakan, pada dasarnya sasaran subsidi BBM sudah harus tepat guna dari sembilan tahun yang lalu. Jika masih ada penyimpangan, kata Maruarar, pertanyaannya adalah "di mana peran aparat? Harusnya kan mereka bergerak."

Dalam diskusi itu, baik Maruarar dan Saleh menyatakan penolakan mereka terhadap kenaikan BBM. Namun, menurut Maruarar, Senin,, 17 Juni 2013 besok akan jadi hari penentu bagaimana kompensasi dari kenaikan harga BBM tersebut.

AMRI MAHBUB

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...